Madiun (beritajatim.com) – Maidi calon wali kota (cawali) nomor urut 2 menyempatkan diri untuk mampir ke Sendang Kuncen di sela-sela agenda kampanyenya di Kecamatan Taman. Tujuannya adalah untuk memantau kondisi terkini dari sendang yang telah direvitalisasi.
“Kami cek kondisi sendang dan melihat apa saja kekurangannya. Alhamdulillah, masyarakat memberikan respons yang baik setelah sendang kembali bagus,” ujar Maidi saat melakukan kunjungan di Sendang Kuncen, Selasa (15/10/2024).
Selain mengembalikan keindahan Sendang Kuncen, Maidi juga menjelaskan bahwa Pemkot Madiun telah melakukan revitalisasi Menara Kuncen di tahun yang sama. Kini, kawasan Masjid Kuno Kuncen menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik banyak pengunjung.
“Pelestarian cagar budaya di Kota Madiun semakin terjaga dengan baik, termasuk eksistensi Sendang Kuncen yang berada di kawasan Masjid Kuno Kuncen. Pada tahun 2021, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan sempat melakukan ekskavasi di lokasi ini, dan wujud Sendang Kuncen pun telah dikembalikan sesuai bentuk aslinya. Selama lima tahun menjabat, dua tahun dilanda pandemi, tiga tahun kita kebut dulu,” kata Maidi.
Menurutnya, Kota Madiun memang tidak memiliki sumber daya alam seperti daerah lain, tapi pemerintah harus mampu menggali potensi yang ada. Salah satunya adalah wisata religi dan budaya di Masjid Kuno Kuncen.
Ke depan, Maidi berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi wisata religi dan budaya di Kota Madiun, termasuk melengkapi fasilitas penunjang yang dibutuhkan wisatawan.
“Insya Allah, kami akan melengkapi fasilitas yang diperlukan. Jika diberi amanah kembali memimpin, permintaan masyarakat akan kami penuhi,” tutupnya.
Dengan revitalisasi yang berkelanjutan, Sendang Kuncen dan kawasan Masjid Kuno Kuncen diharapkan terus menjadi salah satu ikon wisata andalan di Kota Madiun, sekaligus menjaga kelestarian cagar budaya untuk generasi mendatang. [fiq/ian]






