Jember (beritajatim.com) – Para mahasiswi magang menyambut kedatangan tiga pemain tim nasional sepak bola amputasi Indonesia U23 dengan bunga, di depan pintu masuk gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (27/7/2023). Mereka juga berdiri berjejer sembari menangkupkan tangan di dada, mengucapkan selamat.
Mereka adalah bagian dari prosesi penyambutan yang disiapkan David Handoko Seto, legislator Fraksi Partai Nasional Demokrat. Tiga pemain yang mendapat sambutan itu adalah Muhammad Lukiyono dari Kecamatan Kaliwates, Muhammad Shiddiq Bahiri dari Puger, dan Muhammad Hafid dari Jenggawah.
Tiga pemain tersebut baru saja berhasil mengantarkan Tim nasional sepak bola amputasi Indonesia U23 menjuarai turnamen Artalive Challenge Cup di Malaysia, 21-23 Juli 2023. Bahkan Lukiyono terpilih menjadi pemain terbaik.
“Ini sebagai tanda cinta,” kata David sembari menyodorkan karangan bunga kepada para pemain tersebut. Sebelum tiba di gedung DPRD Jember, tiga pemain ini diarak dari stasiun Jember. Ada enam mobil yang berada dalam rombongan arak-arakan tersebut. Dua mobil di antaranya digunakan untuk membawa trofi Piala Bupati Jember dan trofi pemain terbaik turnamen di Malaysia.
Setelah mendapat sambutan, mereka berdialog dengan David di ruang Badan Musyawarah DPRD Jember. “Kami atas nama pimpinan DPRD Jember berterima kasih kepada teman-teman atlet yang sudah berpartisipasi mengharumkan nama negara dan bangsa di kancah internasional,” kata David.
“Penyambutan ini bentuk kecintaan kami terhadap teman-teman disabilitas, khususnya para pemain asal Persaid (Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember) yang kemarin memperkuat timnas dan menjadi juara. Ini kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Jember,” kata David.
David meminta maaf karena acara penyambutan tersebut sangat sederhana. “Ini memang tidak teragenda di Pemkab Jember. Tadi kami sudah sampaikan kepada bupati pada saat mengikuti acara puncak Hari Koperasi di alun-alun. Tapi beliau tidak bisa mengagendakan karena mendadak,” katanya.
“Ketika eksekutif tidak bisa melaksanakan, kami legislatif melakukan acara penyambutan. Mereka patut mendapatkan apresiasi luar biasa. Apalagi salah satu pemain menjadi pemain terbaik,” kata pria yang juga Sekretaris Komisi B ini.
David menyayangkan minimnya kepedulian Dinas Pemuda dan Olahraga Jember. “Mulai teman-teman ini berangkat sampai pulang ke Jember hari ini ternyata tidak termonitor,” katanya.
Kendati sederhana, Muhammad Shiddiq Bahiri berterima kasih atas sambutan tersebut. “Kami tak menyangka ada penyambutan seperti ini. Kami sebelumnya diterima di Nasdem Tower (oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh),” katanya. [wir]






