Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Ubaya lewat Unit Kerohanian Kristen Protestan (UKKP) membuat taman paskah berbahan barang-barang bekas.
Hal itu dilakukan salah satunya sebagai upaya memberikan pengetahuan kepada jemaat tentang karya penebusan dosa manusia yang dilakukan oleh Yesus Kristus.
Ketua UKKP Universitas Surabaya (Ubaya) Angelina Agatha Sutanto menjelaskan taman paskah buatan UKKP terdiri dari jalan Via Dolorosa (jalan salib), bukit golgota, hingga salib Yesus. Seluruhnya dibuat dari barang bekas seperti kardus, kertas bekas, hingga cangkang telur.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/mahasiswa-hi-ub-torehkan-prestasi-di-ntu-singapura/
Angeline menyebut, konsep memakai barang bekas menyesuaikan tema paskah UKKP tahun ini, yakni Reborn. UKKP ingin mendaur ulang barang bekas yang terlihat tidak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berharga.
“Hal ini sama seperti manusia yang telah rusak karena dosa, namun Yesus telah datang dan menebusnya. Sehingga, setiap dari kita menjadi berharga,” jelas Angeline, Kamis (6/4/2023).

Salib sepanjang 195 cm dan lebar 93 cm terbuat dari styrofoam yang dilapisi cangkang telur. Angel menyebut, cangkang telur dikumpulkan dari pedagang-pedagang telur di sekitar Ubaya.
Sedangkan, untuk jalan Via Dolorosa dihias menggunakan pipa paralon bekas. Agar makin apik, taman dilengkapi dengan ornamen daun dan lampu-lampu.
Pembuatan taman paskah ini, lanjut dia, membutuhkan waktu satu minggu penuh. Ia mengungkapkan, tantangan dari membuat taman ini yakni membagi waktu. Angel berharap, taman paskah ini dapat mengingatkan setiap orang tentang kasih Tuhan untuk semua umat yang membuat jati diri manusia berharga. [ipl/kun]






