Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) beri pelatihan strategi komunikasi dan publikasi di Kampoeng Oase Ondomohen, Ketabang, Surabaya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun 2023. Pelatihan ini dilakukan sebagai bentuk Optimalisasi potensi wisata di Kampoeng Oase Ondomohen.
Diketahui, kampung ini dikenal dengan beragam inovasi, mulai dari menanam tanaman hidroponik, budidaya ulat maggot, ternak ikan gurami dan lele yang memanfaatkan limbah air rumah tangga.
Dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kampoeng Oase, pelatihan ini akan dilakukan dengan berbasis riset.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat.
BACA JUGA: 5 Film Trending pada Akhir Mei 2023, Ada The Little Mermaid Hingga Jin Khodam
Nahdah Fauziyyah Larasati, selaku ketua kelompok KKL menjelaskan, pelatihan ini dilakukan dengan memberikan pembekalan berupa pengambilan gambar. Tak hanya berupa foto maupun video, tapi juga pelatihan editing, publikasi,optimalisasi sosial media, hingga pemasaran produk UMKM.
Secara keseluruhan, pelatihan tersebut dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kesanggupan masyarakat yang menjadi peserta pelatihan.
Dosen pembimbing lapangan, Ratna Puspitasari atau yang akrab dipanggil Pipit mengatakan bahwa pemilihan tempat pelaksanan KKL dirasa tepat. Hal ini karena Kampung Oase memang perlu bantuan untuk melakukan promosi lebih luas lagi.
Pipit juga berharap agar mahasiswa bimbingannya dapat memaksimalkan program pelatihan dengan baik. Agar warga bisa mengenalkan Kampoeng Oase Ondomohen di dunia digital dengan konten yang diciptakan.
Endang selaku ketua RW di Kampung Oase pun mengaku antusias dengan adanya pelatihan yang dilakukan oleh kelompok KKL Stikosa-AWS ini. Terlebih dikarenakan minimnya anak muda sekaligus kurangnya pengetahuan warga dalam menggunakan media sosial sebagai alat promosi.
BACA JUGA: Sinopsis American Born Chinese, Tayangan Baru Disney+ Hotstar dan Cara Gratis Menontonnya
“Saya pribadi merasa antusias dan menyambut dengan baik, karena dengan adanya kalian di sini bisa membantu kita untuk lebih memperkenalkan dan promosi Kampoeng Oase Ondomohen. Harapan saya semoga adik-adik ini bisa membantu kita menggunakan media sosial untuk promosi melalui pelatihan ini,” ucap Endang.
Sekadar untuk diketahui, program Pelatihan Strategi Komunikasi dan Publikasi di Kampoeng Oase Ondomohen ini berlangsung pada tanggal 26 Mei hingga 17 Juni 2023 mendatang.
Adapun program ini diinisiasi oleh lima mahasiswa semester enam yang tergabung dalam KKL kelompok empat, di antaranya Nahdah Fauziyyah Larasati, Dwita Feby Febriyola, Bayu Panenang, Muhamad Yanuar Maulana Ilham, dan Kiki Evelin Olivia Sihaloho.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat. Sebagaimana tujuan dari program KKL itu sendiri, yakni terbangunnya pengembangan masyarakat pada daerah binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. (fyi/nap)






