Lamongan (beritajatim.com) – Tim mahasiswa dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sukses meraih juara 1 dalam ajang National Startup Competition 2024 yang digelar di Gedung FEB Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 20 Oktober 2024. Tim yang dikomandoi oleh mahasiswa asal Lamongan ini mengusung inovasi SiFabel, sebuah aplikasi pembaca buku berbasis AI khusus untuk tunanetra.
Tim tersebut dipimpin oleh Muhammad Hariz Izzuddin sebagai CEO, didampingi Muhammad Riski Alde (COO), Fahmi Wahyu Alfiyan (CTO), dan Nabilatus Sya’adah (CMO). Mereka berhasil unggul di antara ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Udayana, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
“Keberhasilan SiFabel mencerminkan kualitas inovasi mahasiswa PENS dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Hariz dalam keterangannya pada Selasa (22/10/2024).
SiFabel merupakan aplikasi yang memungkinkan tunanetra untuk membaca buku melalui konversi teks menjadi suara. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga dilengkapi fitur asisten navigasi yang memudahkan pengguna berinteraksi dengan buku.
Hariz menekankan bahwa SiFabel hadir sebagai solusi untuk meningkatkan akses pendidikan bagi tunanetra, dengan tujuan mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia. “Sebagai mahasiswa PENS, kami berkomitmen untuk menciptakan solusi yang berdampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Ke depan, Hariz dan tim berencana mengembangkan SiFabel menjadi asisten tunanetra yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfungsi sebagai pembaca buku, tetapi juga membantu dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Dengan fitur berbasis AI yang inovatif, aplikasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman membaca yang lebih mandiri dan interaktif bagi tunanetra.
“Aplikasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih setara bagi semua kalangan,” tutupnya. [fak/beq]






