Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Galang Edhi Swasono (20), tewas setelah diduga terperosok jatuh ke batu karang di kawasan Telaga Semut, Pulau Sempu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Korban diketahui tengah meneliti dan mendata herpetofauna di kawasan Pulau Sempu.
Herpetofauna adalah cabang ilmu zoologi yang mempelajari binatang melata, yang di dalamnya berupa jenis amfibi dan juga reptil.
Rekan korban, Fajar Rizki mengatakan, Galang melakukan pendataan seorang diri di hari kejadian, yakni Rabu (27/12/2023). Galang sebenarnya bersama tiga mahasiswa lain, ketika melakukan pendataan herpetofauna. Dimana sebelum kejadian teman satu tim Galang bernama Aqil, sudah terlebih dahulu melakukan penelitian sendiri.
Menurutnya, mahasiswa asal Desa Gunung Langit, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, itu ingin mencoba melakukan pengambilan data sendiri.
Apalagi temannya bernama Aqil disebut Fajar selama tiga hari sebelumnya yakni pada Senin (25/12/2023) hingga Rabu (27/12/2023) mengambil sampel data sendiri.
“Alasan karena sebelumnya ada yang sendiri tiga hari, sebelumnya yang jadwal Aqil, tapi Galang ingin mencoba untuk sendiri. Sebelum hari sebelumnya, Galang dan Aqil survei di H-1 untuk jalur yang akan diambil penelitian data,” bebernya.
“Tim herpetofauna ini terdiri tiga orang untuk pengambilan datanya dibagi dua jalur, otomatis tiga orang dibagi dua jalur, dan Galang saat hari H ini ingin mengambil data sendiri, dua orang lain di bagian luar,” sambungnya.
Fajar menegaskan, saat breefing pada malam sebelum kejadian, telah disepakati pendataan dilakukan hanya sampai sejauh 400 meter dari kamp perkemahan.
“Dan mereka bersepakatan, pukul 11 siang kembali ke kamp. Tapi sampai melewati pukul 11.30 siang, Galang tidak kembali. Kemudian dilakukan pencarian,” kata Fajar.
Seperti diberitakan, Galang Edhi Swasono (20) warga Gunung Langit RT03/RW04, Desa Gunung langit, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dilaporkan hilang pada Rabu malam (27/12/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu Galang bersama rombongan dari mahasiswa IPB lainnya memang tengah melakukan penelitian di Blok Telaga Lele, kawasan Pulau Sempu dengan koordinat pada 44,4133’’ dan E 112°70,8090’’.
Diketahui saat itu Korban Galang Edhi Swasono meninggalkan rombongan pada hari Rabu 27 Desember 2023, sekira pukul 09.00 WIB. Seharusnya korban kembali ke rombongan pukul 11.00 WIB.
Namun sampai pukul 11.30 WIB, mahasiswa semester 5 ini belum kembali, sehingga tim memutuskan untuk melakukan pencarian. Namun hingga pukul 23.00 WIB, belum ada tanda – tanda dari Galang Edhi Swasono.
Galang pun ditemukan tak bernyawa pada Jumat pagi (29/12/2023) sekitar pukul 07.30 WIB oleh nelayan setempat di sekitar Teluk Semut. Jasad Galang langsung dievakuasi oleh tim gabungan yang dikerahkan sejak Rabu malam kemarin.
Almarhum dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses identifikasi dan pemulasaran jenazah.
Jenazah kemudian dibawa oleh pihak keluarga pada Jumat siang dengan ambulan milik Muhamadiyah menujuu Banjarnegara, Jawa Tengah. (yog/ted)






