Surabaya (beritajatim.com) – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika PCU (Himainfra) UK Petra mengajarkan para siswa SD di Surabaya membuat situs pemrogaman secara sederhana.
Jika yang terlintas bahwa pemrograman berisi susunan angka, huruf dan simbol, di situs tersebut, logika dan matematika sederhana justru diolah dengan menggunakan gambar hingga objek kartun yang penuh dengan warna-warna terang.
Di media tersebut, siswa bisa tahu lebih awal, seperti apa animasi dalam situs web dibuat hingga bagaimana perintah dalam sebuah web tercipta.
Kendie Frans, guru SD Petra 9 yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan bahwa di zaman sekarang anak-anak tidak bisa lepas dari teknologi. Sehingga, pembelajaran berbasis teknologi akan lebih menarik.
“Pembelajaran yang dibalut dengan teknologi seperti ini pastinya menumbuhkan ketertarikan mereka, dibanding menggunakan model pembelajaran konvensional,” ujarnya, Kamis (11/5/2023).
https://beritajatim.com/siapa-dia/mahasiswi-uk-petra-berkesempatan-magang-di-jaguar-land-rover/
Ia menambahkan, dengan mengenal sistem pemrograman sejak SD, siswa bisa tahu seperti apa di balik layar dunia digital yang sehari-hari mereka gunakan.
“Terlebih lagi, setiap lapisan kehidupan tidak bisa terlepas dari teknologi informasi, mulai dari pendidikan hingga pertanian, memerlukan ahli di bidang IT untuk mengembangkan produknya,” tambahnya. [ipl/but]






