Magetan (beritajatim.com) – Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, secara resmi menyampaikan bahwa Kabupaten Magetan mengirimkan 296 atlet dari 24 cabang olahraga (cabor) untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025.
“Dari atlet yang kita berangkat ini sejumlah 296 dari 24 cabor. Targetnya kita medali emas, delapan medali emas, yang paling delapan,” ujar Nanik usai prosesi pemberangkatan atlet ke Porprov, di Pendapa Surya Graha, Kamis (19/6/2025).
Wanita yang lekat disapa Bunda Nanik itu menambahkan bahwa cabor unggulan yang menjadi andalan Magetan di antaranya adalah MMA, wushu, tenis meja, dan aero modelling.
Terkait apresiasi, Bupati memastikan telah menyiapkan bonus bagi para atlet peraih medali. “Ada, ada. Disiapkan. Sudah disiapkan. Jumlahnya masih rahasia ya nanti,” ucapnya.
Bunda Nanik juga menyebut total kebutuhan operasional mulai persiapan awal hingga selesainya keikutsertaan atlet dalam Porprov sebesar Rp2,5 miliar.
Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengungkapkan dukungannya kepada para atlet. “Kita dukung, kita support, kita doakan anak-anak kita yang berlaga dalam Porprov nanti semoga bisa memberikan yang terbaik. Dari 8 emas bisa 10 emas kan. Luar biasa ini potensi luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menyebut kemungkinan pengkajian ulang terhadap anggaran KONI apabila prestasi meningkat.
Ketua KONI Magetan, Bambang Trianto, menjelaskan bahwa dari total 38 cabang olahraga, hanya 24 yang dapat diberangkatkan.
“Yang empat itu tidak terkirim karena sudah tidak bisa mengirimkan pra, jadi sejak pra sudah tak ada,” jelasnya. Beberapa cabor yang tidak bisa lanjut ke Porprov termasuk sepak bola dan basket.
Persiapan kontingen dilakukan secara menyeluruh, mulai dari seleksi administrasi, latihan rutin, try out, hingga training center (TC). KONI Magetan juga menggandeng Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk tes parameter dan karakter building. Kemudian, pihaknya melakukan medical check-up bagi seluruh atlet.
Untuk perlindungan keselamatan, para atlet juga telah didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan. “Walaupun tidak kami inginkan, ketika berlatih, ketika bertanding, atau dalam perjalanan, mengalami cedera, akan tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Bambang.
Porprov Jatim IX tahun 2025 akan digelar di wilayah Malang Raya, yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Secara resmi dibuka pada 28 Juni dan ditutup pada 5 Juli 2025. Meski begitu, beberapa pertandingan pra telah dimulai sejak April hingga awal Juni.
Bambang juga mengusulkan agar Bupati Magetan menugaskan OPD untuk mendampingi atlet selama bertanding guna memberikan dukungan moril. “Sehingga para atlet akan mendapatkan kebahagiaan dan nanti akan memperoleh prestasi sesuai yang diinginkan,” ujarnya.
Ia pun berharap arahan langsung dari Bupati Magetan sebelum keberangkatan resmi kontingen, agar seluruh rangkaian persiapan dan pelaksanaan Porprov dapat berjalan sesuai ketentuan. [fiq/but]






