Jakarta (beritajatim.com) – Madura United akan menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan ketiga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (24/8/2025) malam.
Bagi Laskar Sape Kerap, pertandingan ini lebih dari sekadar mencari tiga poin—ini adalah kesempatan besar untuk memutus tren buruk di kandang sendiri.
Tiga laga kandang terakhir Madura United di ajang resmi berakhir dengan kekalahan. Catatan ini tentu menjadi sorotan serius bagi tim asuhan Alfredo Vera, yang kini bertekad menjadikan laga kontra Persita sebagai titik balik.
Kemenangan terakhir Madura United di kandang terjadi pada 28 April 2025 saat mengalahkan Persik Kediri 2-1 di Liga 1 musim 2024/2025 lalu.
Saat ini, Madura United berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan tiga poin hasil dari satu kemenangan dan satu hasil imbang di dua laga awal musim.
Tambahan tiga poin di kandang akan sangat berarti, baik untuk posisi di klasemen maupun membangun kepercayaan diri tim di awal musim.
Di sisi lain, Persita Tangerang datang dengan kondisi yang tidak kalah sulit. Pendekar Cisadane belum mengumpulkan satu pun poin dari dua pertandingan, setelah menelan kekalahan beruntun.
Klub asuhan Carlos Pena kini terdampar di dasar klasemen dan membutuhkan hasil positif untuk menghindari tekanan yang semakin besar.
Namun, catatan tandang Persita juga tidak menggembirakan. Dalam sepuluh laga tandang terakhir di semua kompetisi, Persita belum pernah menang—mereka mencatat delapan kekalahan dan dua hasil imbang. Kemenangan tandang terakhir terjadi pada 12 Desember 2024 saat menaklukkan PSBS Biak 3-1.
Secara statistik pertemuan, Madura United sedikit unggul. Dari delapan laga yang sudah dimainkan antara kedua tim, Madura menang tiga kali, Persita menang dua kali, dan sisanya berakhir imbang. [faw/suf]






