Pamekasan (beritajatim.com) – Aditya Harlan kembali dipercaya sebagai palang pintu terakhir pertahanan Madura United, guna menghadapi ketatnya jadwal kompetisi musim 2025-2026 mendatang.
Kiper senior kelahiran Jakarta, 17 Juni 1987 tersebut, sekaligus memperpanjang masa pengabdiannya bersama Laskar Sape Kerrab, di mana dirinya bergabung bersama tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sejak awal musim lalu.
“Aditya Harlan adalah sosok pemain senior yang tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga mampu menjadi panutan bagi rekan-rekannya,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, Jum’at (13/6/2025).
Memang sejauh ini Aditya Harlan tidak tampil reguler bersama Madura United sepanjang musim 2024-2025, namun manajemen memiliki alasan lain atas keberadaannya dalam skuat yang bermarkas di Pulau Garam, Madura.
“Kepemimpinannya di dalam dan luar lapangan telah menciptakan suasana yang positif di ruang ganti, dan kami anggap ia sebagai figur yang bisa mengayomi pemain lain, kehadirannya sangat penting dalam menjaga kekompakan tim,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sangat meyakini jika keberadaan Aditya Harlan dapat menjadi motivasi tersendiri secara kolektifitas. “Kami percaya Aditya masih memiliki peran besar di Madura United, ia masih akan bersama kami,” pungkasnya.
Sejauh ini terdapat sebanyak 17 pemain yang menjadi bagian dari Madura United, termasuk Aditya Harlan. Sebelumnya sudah tercatat sebanyak 16 pemain, masing-masing Ahmad Nufiandani, Ahmad Rusadi, Feby Ramzi Wirawan, Ilhamsyah, Kartika Vedhayanto, M Riski Afrizal, Mike Aldo Maulidino, Miswar Saputra, Mohammad Kemaluddin, Muhammad Taufany Muslihuddin, Nurdiansyah, Taufik Hidayat, dan Yuda Editya Pratama.
Tiga lainnya merupakan pemain asing dari tiga negara berbeda yang memastikan diri melanjutkan kerjasama bersama Madura United, yakni Iran Junior asal Brasil, Jordy Wehrmann keturunan Belanda-Indonesia, serta bek tangguh berkebangsaan Portugal, Pedro Monteiro. [pin]






