Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC, mulai mematangkan persiapan laga kandang tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, dalam mengarungi jadwal lanjutan BRI Liga 1 Musim 2022-2023.
Hal tersebut tampak dengan persiapan perangkat pertandingan yang mulai melakukan berbagai persiapan, khususnya menjelang laga kandang perdana pada putaran kedua kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Beberapa persiapan di antaranya dengan mengumpulkan sebanyak 50 orang Steward di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Minggu (15/1/2023). Dipimpin langsung oleh pihak LOC didampingi Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto.
“Hal ini kita lakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus upaya untuk mengatasi berbagai hal yang tidak kita inginkan. Tentunya sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku,” kata Ketua LOC Madura United FC, Mohammad Alwi, Rabu (18/1/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”gelora-madura”]
Dalam kesempatan tersebut, komponen pengaman pertandingan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, juga kembali mendapatkan bekal dan wawasan seputar gambaran tugas dan tanggungjawab, khususnya selama pertandingan berlangsung.
“Tentu kita semua sangat tidak menginginkan Tragedi Kanjuruhan kembali terulang, sehingga kita sangat perlu mengantisipasi berbagai hal dan kemungkinan yang akan terjadi selama pertandingan,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Alwi.
Terlebih laga kandang perdana Madura United pada lanjutan Liga 1, akan menjamu tim asal Jawa Barat, Persib Bandung,
Pembekalan Stewards menghadapi pertandingan melawan Persib Bandung, Jum’at (20/1/2023) lusa.
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
“Jadi 50 9rang Stewart ini mendapat pembekalan menghadapi pertandingan mendatang, yakni menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan,” pungkasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak sekaligus berharap seluruh suporter Madura Bersatu, agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menjaga nama baik Madura di kencah sepakbola nasional.
“Mari kita selalu menjaga tata nilai dan kultur ketimuran, khususnya Madura. Salah satunya dengan tetap menyambut tamu dengan baik, selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam olahraga,” pungkasnya. [pin/kun]





