Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC melepas 5 (lima) staf dari jajaran tim pelatih, guna mengarungi ketatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 Musim 2022/2023 mendatang.
Kelima staf dari jajaran tim pelatih yang mengakhiri kontrak dan kerjasama dengan skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, yakni Dwi Prio Utomo (Asisten Pelatih), Hendro Kartiko (Pelatih Kiper), Heri Siswanto (Dokter Tim), Rudius Suseno (Fisioterapi), serta Sansan Susanpur (Pelatih Fisik).
“Mator Sakalangkong (Terima Kasih) atas dedikasinya selama ini untuk keluarga besar Madura United. Selalu sukses di tempat baru,” dikutip dari dari salah satu jejaring media sosial (medsos) resmi Madura United FC, Jum’at (13/5/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Berakhirnya kerjasama jajaran tim pelatih, tidak lepas dari keinginan Pelatih Fabio Lefundes yang menginginkan penyegaran di tubuh tim pelatih. Apalagi ketika dirinya kembali dipercaya dan ditunjuk manajemen untuk kembali menukangi tim, ia mengusulkan agar didampingi jajaran tim pelatih dari negara asalnya, Brasil.
Hal tersebut sempat disampaikan Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi saat kembali mempercayai Fabio Lefundes sebagai pelatih kepala bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, guna menghadapi kompetisi musim depan.
“Semua pemain yang masuk ke Madura adalah pilihannya (Fabio Lefundes), termasuk tim pelatih (semua dari Brasil) yang akan membantunya juga merupakan pilihannya,” kata Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadinya, Sabtu (23/4/2022) lalu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Pihaknya juga menyampaikan mendukung penuh kebijakan yang diambil Coach Fabio Lefundes bersama jajaran tim pelatih. “Manajemen memberikan masukan melalui diskusi, akhirnya kami menyiapkan budget sesuai kemampuan finansial dan sponsor. Kami juga siapkan kelengkapan administrasinya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Fabio Lefundes menjadi bagian dari keluarga besar Madura United pada pertengahan kompetisi BRI Liga 1 Musim 2021/2022 lalu. Ia diplot sebagai suksesor Rahmad Darmawan yang didepak manajemen yang disinyalir gagal memenuhi ekspektasi tim.
Hanya saja dibawah komando Coach Fabio Lefundes, Madura United FC hanya mampu finish di urutan 9 klassmem akhir BRI Liga 1 Musim 2021 dengan raihan sebanyak 41 poin. Raihan poin tersebut berkat hasil 10 kali menang, 11 kali imbang, serta 13 kali kalah dari 34 laga yang dijalani. [pin/suf]






