Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal mempersembahkan kemenangan pada momen spesial akibat kekalahan telak 0-3 dari tim tamu PSIM Yogyakarta, pada lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (10/1/2026).
Mengawali laga, Laskar Sape Kerrab langsung bermain cepat untuk segera memegang kebuntuan seperti yang mereka peragakan pada laga-laga sebelumnya. Namun tim tamu justru tampil mengejutkan dengan memberikan perlawanan dan mengimbangi permainan agresif tim tuan rumah.
Memang sejak menit pertama hingga pertengahan babak, tim tuan rumah mampu tampil dominan. Hanya saja pada setengah babak berikutnya, giliran tim tamu yang tampil mendominasi laga. Hanya kedua tim tampak bermain hati-hati dan sama-sama mencari kelemahan lawan masing-masing.
Namun memasuki masa injury time, Madura United terpaksa harus bermain dengan 10 pemain akibat Nurdiansyah menerima kartu merah setelah wasit melakukan cek VAR. Sementara skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga 45′ menit interval pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Pelatih Madura United Carlos Periera mencoba melakukan rotasi pemain sesuai dengan kebutuhan tim, terlebih mereka harus bermain dengan 10 pemain yang tentunya berat untuk mengimbangi permainan cepet tim tamu.
Bahkan unggul komposisi pemain justru dimanfaatkan PSIM untuk memegang kebuntuan, mereka akhirnya mempu merobek jala gawang Madura United pada menit 56′ melalui aksi Fahreza Sudin. Skor berubah, Madura United 0-1 PSIM.
Memasuki babak 58′, PSIM kembali sukses menggandakan skor. Kali ini giliran Franco Mingo berhasil meneruskan umpan matang Jose Valente, sekaligus kembali merubah skor 0-2 untuk keunggulan PSIM dari Madura United.
Unggul pemain beserta gol membuat pelatih PSIM mulai melakukan rotasi pemain, namun lagi-lagi mereka justru berhasil menambah gol. Fahreza Sudin kembali sukses menjebol jala gawang Madura United meneruskan umpan Jose Valente pada menit 63′, skor berubah, Madura United 0-3 PSIM.
Semakin tertinggal jauh membuat Madura United kembali melakukan rotasi pemain, hal serupa juga dilakukan PSIM yang mencoba mengatur ritme pertandingan. Namun pada menit 73′, PSIM juga bermain dengan 10 pemain setelah Franco Mingo mendapatkan kartu merah.
Tertinggal 3 gol membuat pemain Madura United semakin bersemangat untuk memperkecil skor, mereka terus berupaya mencari celah sekalipun hal itu mustahil. Bahkan hal tersebut dilakukan hingga menit akhir laga.
Sayang pada masa injury time, Madura United kembali harus kehilangan pemain setelah kiper andalan, Miswar Saputra mendapatkan kartu merah langsung dari wasit akibat melakukan pelanggaran pada menit 90’+2′. Skor tidak berubah, Madura United 0-3 PSIM. [pin/kun]






