Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal merealisasikan target mencuri poin dari markas Borneo FC, pada laga pekan ke-11 BRI Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (1/10/2022). Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan skor telak 3 gol tanpa balas, melalui hattrick Matheus Pato.
Padahal pada laga tandang tersebut, tim binaan Fabio Lefundes sangat berambisi mencuri poin guna mengamankan posisi puncak klasemen sementara Liga 1. Hanya saja, asa tersebut gagal terealisasi akibat kekalahan telak dari Pesut Etam.
Bahkan pada laga tersebut, tim tuan rumah unggul cepat 1-0 dari Madura United saat laga baru berjalan 6′ menit. Gol cepat Matheus Pato mengagetkan tim tamu yang justru terlambat memanaskan mesin permainan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
Berbagai upaya dilakukan pemain Madura United untuk mengejar gol, guna menyamakan skor. Namun pemain Borneo tampil solid dan mementahkan berbagai peluang Madura United.
Bahkan Borneo justru mampu menggandakan gol menjadi 2-0 saat laga memasuki masa injury time. Matheus Pato kembali sukses menggetarkan jala gawang Madura United pada menit 45’+2′, sekaligus menjadi skor akhir interval pertama.
Memasuki babak kedua, Madura United terus mencoba membongkar barisan pertahanan Borneo. Salah satunya dengan melakukan perubahan strategi permainan dengan memasukkan sejumlah pemain. Namun upaya tersebut gagal membuahkan hasil, bahkan Borneo melalui aksi Matheus Pato justru kembali sukses mencetak gol pada menit 65′, sekaligus membuat Borneo mampu memimpin 3-0.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol terakhir laga antar Borneo FC kontra Madura United, sekaligus memupuskan harapan Madura untuk mencuri poin dari markas Borneo. [pin/suf]






