Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal mengamankan poin pasca menyerah 1-2 dari Borneo FC, pada laga pekan ke-14 Liga 1 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Minggu (1/10/2023).
Kekalahan tersebut sekaligus membuat tim berjuluk Laksar Sape Kerrab, gagal mempertahankan posisi puncak klasemen dan akhirnya dikudeta sang lawan, Pesut Etam.
Pada laga tersebut, tim binaan Mauricio Souza sempat tertinggal 0-1 pada menit 29′ melalui aksi Terens Puhiri. Sekaligus mengagetkan seisi tribun yang dihuni suporter Madura Bersatu.
Tertinggal satu gol membuat Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan, terus mencoba melakukan beragam upaya untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan skor. Namun upaya mereka selalu gagal dikonversi gol akibat mereka tampil kurang tenang dan terkesan terburu-buru.
Baca Juga: Madura United Optimistis Amankan Poin dari Borneo FC
Namun memasuki menit 40′, Madura United akhirnya mampu memecah kebuntuan dan menyamakan skor melalui gol yang dicetak Salim Akbar Tuharea, skor berubah 1-1 untuk kedua tim. Sekaligus menjadi skor akhir pada interval pertama.
Memasuki babak kedua, kedua tim terus mencoba bermain agresif untuk kembali mencetak gol dan mengejar kemenangan. Jual beli serangan diperagakan kedua tim untuk mencari celah dan merubah keadaan.
Hanya saja beragam upaya tersebut selalu gagal berbuah gol berkat solidnya barisan pertahanan kedua tim, sehingga pertandingan tersaji dalam tempo tinggi hingga memasuki menit akhir pertandingan.
Hanya saja, Dewi Fortuna justru berpihak bagi tim tamu. Stefano Lilipaly sukses mencetak gol kedua bagi Borneo FC melalui gol yang dicetaknya pada menit 85′.
Gol tersebut sekaligus menjadi satu-satunya gol pada interval kedua, sekaligus membuat tim tuan rumah gagal mengamankan poin karena kekalahan 1-2 dari tim tamu. [pin/ted]






