Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali perkuat sektor pertahanan tim menyambut bergulirnya kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 Musim 2025-2026. Kali ini dengan mendatangkan pemain muda berusia 22 tahun, Ferian Rizki Maulana.
Pemain jebolan akademi Dewa United tersebut, merupakan sosok serba bisa untuk menempati posisi pertahanan, baik sebagai bek sayap maupun gelandang bertahan. Didukung dengan kemampuannya menggunakan kaki kanan maupun kaki kiri.
“Ferian adalah tipe pemain yang kami butuhkan saat ini, ia muda, punya potensi besar dan tampil dengan determinasi tinggi,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, Jum’at (27/6/2025).
Pemain yang mencatatkan penampilan sebanyak 17 kali bersama Dewa United pada Liga 1 musim lalu, juga dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pemain besar. “Di usianya yang masih sangat produktif, kami melihat bahwa Ferian bisa berkembang menjadi pemain kunci dalam skuad ini,” ungkapnya.
“Kami ingin Madura United menjadi rumah bagi pemain-pemain muda berbakat yang siap bekerja keras dan bertumbuh bersama klub, kami tidak hanya mencari pemain yang siap pakai, tapi juga mereka yang siap berkembang. Ferian termasuk dalam kategori itu,” jelasnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa AQ juga sangat berharap pemain anyar tersbeut dapat segera beradaptasi dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. “Kami sambut Ferian dengan tangan terbuka, dan berharap ia bisa menunjukkan kualitas terbaiknya di hadapan para suporter setia Madura Bersatu,” pungkasnya.
Keberadaan Ferian Rizki Maulana, menjadi pemain ke-29 yang dipastikan menjadi bagian dari Madura United pada musim depan. Sebelumnya terdapat 28 pemain, masing-masing Aditya Harlan, Ahmad Nufiandani, Ahmad Rusadi, Aji Kusuma, Arsan Makarin Al Haq, Fauzan Hanif, Feby Ramzi Wirawan, Ilhamsyah, Kartika Vedhayanto, M Riski Afrizal, Mike Aldo Maulidino, dan Miswar Saputra.
Selain itu juga terdapat nama Mochammad Diky Indrayana, Mohammad Kemaluddin, Muhammad Taufany Muslihuddin, Nurdiansyah, Paulo Oktavianus Sitanggang, Rendy Razzaqu Mochtar, Satrio Azhar Aisy Santoso, Taufik Hidayat, dan Yuda Editya Pratama.
Enam pemain lainnya merupakan legiun asing, yakni Iran Junior asal Brasil, Jordy Wehrmann keturunan Belanda-Indonesia, Luis Marcelo Morais dos Reis (Brasil), Joâo Pereira Albertine (Guinea-Bissau), Kerim Palić (Bosnia and Herzegovina), serta bek tangguh berkebangsaan Portugal, Pedro Monteiro. [pin/ian]






