Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC membawa pulang 1 poin dari markas PSM Makassar, pasca bermain imbang 1-1 pada lanjutan Super League di Stadion Gelora BJ Habibie Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Minggu (2/11/2025).
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab bermain tanpa didampingi Pelatih Angel Alfredo Vera karena sakit. Namun mereka tampil impresif sejak menit awal khususnya sejak wasit meniup peluit kick off.
Namun Juku Eja juga tidak mau kalah, terlebih mereka bermain di hadapan suporter sendiri dan tentunya tidak ingin kehilangan poin. Jual beli serangan diperagakan kedua kesebelasan untuk memecah kebuntuan yang berlangsung hingga menit akhir babak pertama.
Memasuki masa injury time babak pertama, tim tamu Madura United berhasil memecah kebuntuan dan mencetak gol ke gawang tim tuan tuan. Taufany Muslihuddin berhasil membawa Madura United unggul 0-1 pada menit 45’+1′ dan bertahan hingga interval pertama usai.
Mengawali babak kedua, Juku Eja mulai melakukan perubahan taktik dengan melakukan rotasi pemain. Kondisi tersebut juga membuat membuat Asisten Pelatih Madura United, Rakhmat Basuki mulai berpikir panjang untuk mengimbangi strategi tim tuan rumah.
Hanya saja PSM tampil lebih dominan dibanding Madura United khususnya sejak awal babak kedua, sementara tim tamu memiliki motivasi tinggi untuk menambah poin, sehingga mereka harus bekerja ekstra keras meredam agresifitas permainan tim tuan rumah.
Jual beli serangan diperagakan kedua tim untuk merealisasikan ambisi masing-masing, namun pada menit 87′, PSM berhasil menyamakan skor berkat gol Abdurrahman meneruskan umpan Ananda Raehan Alif, skor berubah, PSM Makassar 1-1 Madura United.
Gol tersebut membuat laga semakin menarik, bahkan sisa waktu membuat kedua tim terus bermain terbuka untuk kembali menambah gol. Sayang hingga laga berakhir, skor tetap bertahan dan kedua tim harus puas berbagi poin. [pin/but]






