Surabaya (beritajatim.com) – Rumah Sakit berkonsep modern akan dikembangkan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis). Ketua Yarsis, M.Nuh menjelaskan Tower RSI Ahmad Yani ini nantinya bukan hanya untuk rumah sakit namun menjadi rumah sakit pendidikan.
“Jadi lantai 12 dan 13 akan kami siapkan untuk program pasca sarjanan kedokteran serta spesialis kedokteran Unusa,” ucap M.Nuh, Rabu (9/11/2022).
Pria asli Surabaya ini menyebut jika tower dari RSI Ahmad Yani akan menjadi rumah sakit modern serta memiliki fasilitas kesehatan yang canggih. Fasilitas yang difokuskan meliputi woman, child, beauty and geriatri atau pelayanan orang tua serta pelayanan hime care dimana pihak rumah sakit bisa datang ke rumah melakukan perawatan.
“Dengan fasilitas canggih ini maka masyarakat Jawa Timur bahkan Surabaya bisa memanfaatkan fasilitas rumah sakit dengan baik yang tidak kalah dengan fasilitas rumah sakit yang ada di luar negeri,” ucap Nuh.
Nuh menjelaskan pembangunan Tower RSI Ahmad Yani ini sebagai salah satu monumen kebangkitan 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU). Dimana monumen ini akan menjadi kebanggaan warga NU yang mana memiliki fasilitas kesehatan yang baik.
“Kebanggan tersendiri bagi Yarsis untuk membuat monumen hidup bagi NU,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”yarsis”]
Dalam kunjungannya, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin didampingi oleh M.Nuh sebagai ketua Yarsis meninjau siteplan pembangunan tower RSI Ahmad Yani. Selain itu, keduanya langsung menuju lantai 13 untuk memberitahu konsep rumah sakit pendidikan yang dimiliki Yarsis.
Jajaran pengurus Yayasan, serta direktur rumah sakit dan Rektor Unusa turut menyambut kedatangan Menteri Kesehatan tersebut. Tampak hadir pula para tokoh dari Surabaya seperti Dahlan Iskhan. [way/but]







