Gresik (beritajatim.com) – Sebuah warung tahu milik Cak Ri (47) di Desa Mojopetung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik ludes dilalap api dalam hitungan menit, Rabu (18/3/2026). Kebakaran diduga dipicu kompor yang lupa dimatikan usai digunakan memasak.
Api diketahui dengan cepat membesar dan melahap bangunan warung. Warga sekitar pun sempat khawatir kobaran api akan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Saksi mata sekaligus warga Desa Mojopetung, Askan (50), menuturkan bahwa kejadian bermula saat pemilik warung selesai memasak tahu. Namun, kompor diduga masih menyala hingga akhirnya memicu kebakaran.
“Api langsung membesar, khawatir merembet ke bangunan lain. Tanpa berpikir panjang langsung menghubungi personel Pos Dukun untuk meminta bantuan,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran Pos Dukun segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus size up guna menilai kondisi serta potensi bahaya di sekitar area. Upaya cepat tersebut berhasil mengendalikan api sebelum merembet lebih luas.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan situasi benar-benar aman dan tidak ada potensi kebakaran lanjutan.
Petugas damkar, Bakti Darmawan, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk proses pemadaman, pihaknya mengerahkan tujuh personel, satu unit mobil pemadam kebakaran, serta satu mobil suplai air.
“Kami pastikan kondisi sudah aman dan kondusif sebelum kembali ke Pos Dukun,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan peralatan memasak dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan, guna mencegah risiko kebakaran serupa terulang kembali. [dny/but]






