Nganjuk (beritajatim.om) – Lulus Selantang (Sekolah Lansia Tangguh), sebanyak 35 orang di Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk menjalani wisuda. Mereka lulus dari Selantang BKL (Bina Keluarga Lansia) Sejahtera di Pendopo Balai Desa Dlururejo Kecamatan Jatikalen.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi mewisuda secara langsung 35 peserta lansia tersebut, Kamis (5/7/2024).
Dalam sambutannya, Nafhan memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah lulus dari Selantang tahun 2024. Melalui Selantang diharapkan dapat memberikan dampak pada usia harapan hidup lebih Panjang.
Para wisudawan juga dapat membagikan berbagai pengalamannya yang tidak hanya produktif dan tangguh di usia lanjut untuk para generasi muda.
“Saat ini angka harapan hidup manusia di Kabupaten Nganjuk terus meningkat, artinya banyak lansia yang kesehatannya meningkat sehingga kegiatan seperti ini sangat mendukung untuk mencapai bonus demografi,” kata Nafhan.
Sementara itu, Kepala Desa Dlururejo Ismawati menyambut dengan baik adanya Selantang ini. Pihaknya memberikan dukungan penuh kegiatan yang positif untuk para Lansia agar di sisa hidupnya menjadi bermanfaat.
“Semoga para wisuda yang telah lulus dapat menerapkan materi yang telah diberikan di kehidupan sehari hari dan akan selalu mendukung kegiatan untuk para lansia,” tandasnya.
Program Selantang merupakan wadah peningkatan dan pengembangan dari Program Bina Keluarga Lansia (BKL) yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para lansia dan keluarga dari lansia.
Yakni, tentang bagaimana upaya meningkatkan kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab terhadap kewajiban membina dan meningkatkan pengetahuan para lanjut usia dalam ketahanan fisik dan non fisik melalui komunikasi yang sehat dan harmonis dalam rumah tangga yang bahagia.
Itu sangat penting, karena penduduk lanjut usia menghadapi berbagai perubahan dalam hidupnya baik fisik, psikis, sosial dan ekonomi. Dengan demikian perlu kesiapan Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai wadah pembinaannya.
Karena BKL memiliki peran untuk mewujudkan lansia yang sehat, bertakwa kepada Tuhan Yang Esa, mandiri, produktif, dan bermartabat bagi keluarga dan masyarakat. Sehingga terlaksananya 8 fungsi keluarga. [suf]






