Jember (beritajatim.com)– Keramaian di bahu jalan menambah kepadatan pengendara. Harum rempah mengudara mengundang calon pembeli untuk mampir di sepetak kubik gerobak dengan segala pernak – pernik yang dijualnya. Seberang drive thru BRI kampus UNEJ tepatnya di Jl. Kalimatan No. 13, Krajan Timur, Sumbersari, Jember ada lapak kaki lima lontong sayur legendaris yang terkenal di kalangan mahasiswa UNEJ.
Lontong Kare Bu Pur Depan PKM namanya, siapa yang tidak kenal?. Lontong kare ini telah ada di Jember dari sebelum tahun 2015 silam. Dan menjadi makanan andalan mahasiswa UNEJ yang rindu rumah atau tidak bisa pulang saat lebaran. Lontong Kare Bu Pur Depan PKM buka dari hari Senin sampai Jumat pukul 17.00 hingga 23.00 WIB, kecuali hari Minggu tutup.
Pemesanan lontong kare dapat dilakukan dengan mengatakan pesanan kita kepada ibu penjual. Beberapa menu yang dapat dipilih saat pemesanan diantaranya, lontong kare, lontong sayur, dan tahu lontong. Lauk pendamping dapat ditambahkan sesuka pelanggan dengan pilihan telur petis atau sayur. Tunggu pesanan selesai, lalu bayar sesuai dengan total pesanan. Harga yang dibandrol dimulai dari Rp 15.000 saja.
Bagi pengunjung yang ingin makan ditempat sembari menikmati suasana malam dan keramaian sekitar kampus, Warung Lontong Kare Bu Pur menyediakan tempat duduk lesehan bergelar tikar dibawah langit terbuka dan diiringi bisingnya kendaraan. Pada hari aktif, pengunjung yang memilih makan ditempat didominasi oleh mahasiswa kampus yang masih menggunakan seragam organisasi dan berkerumun membuat lingkaran.
Menu pilihan terbaik di warung lontong ini adalah lontong kare, lontong sayur, dan telur petis. Lontong kare dengan komposisi ayam, lontong dan telur menjadi primadona utama. Kuah kare yang kental, gurih, dan berempah didampingi oleh ayam yang sangat empuk dan besar adalah perpaduan yang sempurna. Pembeli dapat memilih bagian ayam yang diinginkan secara bebas selagi persediaan masih ada.
Pengalaman makan di warung legendaris menjadi hal yang tidak dapat dilewatkan. Wisata kuliner wajib untuk dicoba setidaknya sekali seumur hidup.

as a preferred source on Google




