Pacitan (beritajatim.com) – Bencana tanah longsor kembali melanda Kabupaten Pacitan. Kali ini, longsor terjadi pada Minggu (15/12) kemarin, di Dusun Mloko, Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari. Tebing setinggi belasan meter runtuh akibat curah hujan yang tinggi, merusak dua rumah milik Dwi Suranto dan ibunya yang telah almarhum.
Beruntung, tiga orang anak; Amanda, Permana, dan Andanu selamat dari insiden ini berkat kewaspadaan nenek mereka, Jumiatin. “Karena dulu pernah longsor, dan curah hujan semakin deras, saya khawatir. Saya minta mereka ke rumah saya. Ternyata benar, longsor terjadi sekitar pukul 6 sore,” ungkap Jumiatin lega.
Meski selamat, dampak longsor cukup parah. Tembok dapur rumah utama hancur, dan rumah kedua yang menyimpan barang peninggalan orang tua mereka tertimbun material longsor. Beberapa barang berhasil dievakuasi, namun sebagian besar rusak.
Dwi Suranto dan istrinya, Suharti, yang sedang merantau, segera dihubungi terkait kondisi rumah dan anak-anak mereka. “Syukurlah anak-anak selamat, meski rumah mengalami kerusakan berat,” ujar Jumiatin.
Keesokan harinya, Senin (16/12), warga setempat bergotong royong mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun, proses pembersihan material longsor terpaksa ditunda karena khawatir terjadi longsor susulan. “Kami hanya fokus evakuasi barang. Membersihkan longsor masih terlalu berisiko,” kata Sukimin, warga yang ikut kerja bakti.
Pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan telah melakukan asesmen awal dan memberikan bantuan sementara. Kepala Desa Karanggede, Bambang, menyatakan pihaknya sedang berkoordinasi untuk membersihkan material longsor.
Sementara itu, keluarga korban saat ini mengungsi di rumah kerabat mereka. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan bantuan lebih lanjut untuk memulihkan kondisi.
Bencana ini menjadi pengingat akan bahaya longsor di musim hujan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi. [sul/ian]






