Bournemouth (beritajatim.com) – Meski payah di Premier League, Liga Champions, dan Piala Liga, Manchester City masih berpeluang meraih trofi musim ini. Itu setelah mereka lolos semifinal Piala FA dini hari tadi usai mengalahkan Bournemouth 2-1.
Meski menang, sejatinya performa Cityzens juga kurang meyakinkan pada laga yang dimainkan di Vitality Stadium, Bournemouth. Itu diawali dengan striker Erling Haaland yang gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-14. Tujuh menit berselang, tuan rumah unggul 1-0 via gol Evanilson.
Tim asuhan Pep Guardiola itu baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua. Haaland membayar kegagalannya dari titik putih via gol di menit ke-49. Wide attacker anyar mereka, Omar Marnoush, melengkapi comeback City dengan golnya pada menit ke-63.
Ini menjadi partisipasi semifinal ke-20. Hebatnya, delapan kesempatan di antaranya terjadi sejak Guardiola melatih City sejak musim 2016–2017.
“Ketika turun minum, aku berbicara kepada para pemain, terutama pemain senior bahwa tim ini ada di tangan orang-orang yang tepat. Kami hanya tertinggal 0-1 dan membuat semuanya terjadi secara luar biasa di babak kedua,” ucap Guardiola dilansir BBC.
Di semifinal, City bakal menghadapi Nottingham Forest. Itu jadi kesempatan City untuk membalas dendam. Ya, Forest jadi tim yang mengalahkan City 0-1 pada matchweek ke-27 (8/3). Kemenangan itu bukan sekadar menyulitkan City untuk menembus empat besar. Melainkan juga membuat Forest kian mantap ada di posisi 3 dengan 54 poin. Sedangkan City saat ini tertahan di peringkat kelima dengan 48 poin. (dio/ted)






