Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi X DPR RI, Lita Machfud Arifin, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kebijakan pendidikan yang merata dan inklusif dalam kunjungan kerja spesifik di Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu pendidikan yang menjadi perhatian utama, termasuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) berbasis zonasi, implementasi Kurikulum Merdeka, dan keberlanjutan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus (ABK).
Kegiatan ini dimulai dengan kunjungan ke SMPN 19 Surabaya, di mana Lita bersama tim Komisi X DPR RI mendengarkan paparan dari pihak sekolah mengenai tantangan serta keberhasilan dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan terbaru. Setelah itu, mereka melanjutkan pertemuan dengan Pj. Walikota Surabaya dan jajaran pemerintah kota untuk membahas langkah konkret dalam pengawasan kebijakan pendidikan yang tengah dijalankan.
“Kami ingin memastikan sistem zonasi benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya, memberikan kesempatan yang adil bagi semua anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujar Lita dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/11/2024).
Lita juga menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap penerimaan siswa berkebutuhan khusus. Ia mengungkapkan bahwa kuota penerimaan ABK di sekolah-sekolah umum perlu disertai dengan penguatan kemampuan guru dan fasilitas pendukung yang ramah bagi ABK.
“Anak-anak berkebutuhan khusus adalah bagian dari masa depan bangsa. Mereka membutuhkan dukungan tidak hanya berupa kuota, tetapi juga guru yang terlatih dan fasilitas yang memadai,” tegas Lita.
Selain itu, Lita menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Menurutnya, kurikulum ini merupakan langkah progresif untuk mendukung perkembangan siswa sesuai dengan potensi mereka, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan tenaga pengajar dan sarana yang ada di sekolah.
“Kurikulum Merdeka membuka peluang bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi mereka, tetapi tanpa kesiapan guru dan sarana, manfaatnya tidak akan maksimal,” ujar legislator dari Partai NasDem ini.
Lita berharap kunjungan kerja ini dapat menghasilkan masukan konstruktif yang berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
“Diskusi seperti ini adalah langkah penting untuk mendengar langsung kebutuhan di lapangan dan mencari solusi terbaik untuk meningkatkan mutu pendidikan,” tutupnya. [asg/beq]






