Surabaya (beritajatim.com) — Video musik lagu “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” dari penyanyi dan penulis lagu Indonesia, Sal Priadi, akhirnya resmi dirilis pada 11 Maret 2026. Karya visual berdurasi sekitar delapan menit ini langsung mencuri perhatian publik karena menyuguhkan kisah yang sederhana, namun sarat emosi tentang hubungan ayah dan anak yang dipisahkan oleh jarak serta pekerjaan.
Melalui video musik tersebut, Sal Priadi menghadirkan narasi tentang seorang ayah yang bekerja sebagai sopir truk. Sosok ini digambarkan harus menjalani rutinitas perjalanan panjang demi menghidupi keluarga, sehingga jarang memiliki waktu bersama anaknya.
Cerita ini secara perlahan membangun rasa rindu, penyesalan, sekaligus kasih sayang yang sering kali tidak sempat terucap. Nuansa sinematik yang dibangun dalam video musik membuat pesan lagu terasa semakin kuat.
Penonton diajak menyelami perasaan seorang anak yang mencoba memahami ayahnya, sekaligus seorang ayah yang memendam banyak doa untuk sang anak di setiap perjalanan malamnya.
Video musik “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” ini menjadi karya visual resmi keempat dari album MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS (MASPF) milik Sal Priadi. Sebelumnya, musisi asal Malang tersebut telah merilis beberapa video musik dari album yang sama, seperti Semua Lagu Cinta, Dari Planet Lain, dan Gala Bunga Matahari.
Setiap video dari album ini dikenal memiliki konsep visual yang kuat dan cerita yang mendalam. Tidak sekadar menampilkan performa musik, Sal Priadi memilih pendekatan naratif untuk memperkaya pengalaman pendengar sekaligus penonton.
Dalam keterangan yang ditulis pada unggahan video musik tersebut, Sal Priadi menyampaikan bahwa perilisan karya ini bukanlah penutup dari perjalanan kreatifnya.
“Perilisan video musik Ada Titik-Titik di Ujung Doa tidak semata-mata menamatkan perjalanan. Karya ini justru disiapkan sebagai titik penyambung menuju fase kreatif berikutnya,” tulisnya.
Lirik Lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa – Sal Priadi
Ada titik-titik di ujung doa
Doa keselamatan penutup malam
Ya g harus diisi nama
Maka ku isi dengan namamu
Nama lengkapmu
hurufnya kuhias berjuta warna
Sebisanya aku gambarkan juga
Bunga-bunga lengkap dengan kupu-kupu
Terbang di sekitarnya
Ohhh, uh, ye
Aku mencoba gambarkan juga
Bentuk wajahmu meski yang ku ingat
matamu saja
Kalau jelek kamu jelas gak boleh
marah-marah
Kapan terakhir bertemu
Bahkan ku sudah lupa
Oh, uh….
Ada titik-titik di ujung doa-doa
Keselamatan penutup malam
Ku isi dengan namamu
Mencoba memaafkanmu selalu
Kalau di situ ada salahku
Maafkan ku juga
Ini rasanya sulit sekali
Ingat hatiku dihancurkan jadi
Berkeping-keping
Kali ini aku coba merakitnya lagi
Meski kalau diamati
Agak aneh bentuknya
Ada titik-titik di ujung doa-doa
Keselamatan penutup malam
Ku isi dengan namamu
Kucoba memaafkanmu selalu
Kalau di situ ada salahku
Maafkan ku juga (ada titik-titik)
Ada titik-titik di ujung doa-doa
Selamat penutup malam kuisi
dengan namamu
Kucoba memaafkanmu selalu
Terselipkah aku di sana, di
doa-doamu juga? (Di mana pun
kau kini berada)
Ada titik-titik
(fyi/kun)






