Miami (beritajatim.com) – Tren positif Inter Miami musim ini terancam porak-poranda. Bagaimana tidak. Kapten sekaligus megabintang mereka Lionel Messi harus menderita cedera paha kanan.
Momen menyedihkan itu terjadi pada matchday kedua Leagues Cup antara Miami dan Club Necaxa pagi ini. Kali terakhir Messi menderita cedera terjadi pada pertengahan Maret lalu. Kala itu, dia mendapat cedera aduktor dan harus absen hingga akhir bulan.
La Pulga (Si Kutu)–julukan Messi–bahkan sudah harus meninggalkan lapangan pada menit kesebelas. Dia kemudian digantikan oleh Federico Redondo.
“Belum ada kepastian tentang waktu penyembuhan cedera Messi. Tetapi, melihatnya keluar lapangan tanpa bantuan tim medis, memberikan harapan bahwa itu tidak lama,” tulis beIN Sports.
Musim ini Messi memang on fire. Dari 30 laga, kapten timnas Argentina tersebut mencetak 24 gol dan 10 assist.
Dari 30 pertandingan tersebut, persentase kemenangan The Herons adalah 76,66 persen. Angka tersebut berasal dari 23 kemenangan.
Sebaliknya, ketika tanpa Messi sejak awal laga, persentase kemenangan Miami hanya 60 persen. Angka tersebut hadir dari 3 kemenangan di 5 laga tanpa Messi.
Tetapi, sejak berkostum Miami dua tahun lalu, Messi cukup sering mendapat cedera. Dilansir Transfermarkt, ada 141 hari dilalui pemilik 8 Ballon d’Or itu di meja perawatan.
Cedera Messi kali ini bisa menggerus peluang Miami yang berambisi sapu bersih semua gelar. Selain mempertahankan Leagues Cup, Miami juga membidik MLS Cup dan Supporters Shield sekaligus. Hal yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah Miami sejak berdiri 7 tahun silam. (dio)






