Surabaya (beritajatim.com) – Lintasan lari di Lapangan Jatim Seger Surabaya, kawasan Kertajaya Indah, kembali menggelembung setelah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna fasilitas olahraga tersebut.
Koordinator keamanan Lapangan Jatim, Cahyo, membenarkan permasalahan itu. Ia menyebutkan, genangan air dan sistem drainase yang tidak lancar menjadi penyebab utama permukaan lintasan kembali menggelembung.
“Debit hujan beberapa hari ini sangat tinggi yang mengakibatkan lapangan gelembung karena drainasenya kurang lancar,” ujar Cahyo, Rabu (12/11/2025).
Menurut Cahyo, setiap kali curah hujan tinggi, permasalahan serupa selalu terjadi karena sistem saluran air di area lapangan belum tertangani dengan baik. Ia mengaku sudah berupaya membersihkan saluran yang tersumbat, namun belum mampu mengatasi kerusakan sepenuhnya.
“Saya berusaha untuk membersihkan drainase saluran karena buntu, tapi saya juga belum bisa memastikan bagaimana akhirnya terjadi gelembung lagi,” imbuhnya.
Ia menilai, seharusnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya lebih memperhatikan aspek perawatan fasilitas umum tersebut. Selain lintasan lari, Cahyo juga menyoroti kondisi pepohonan di sekitar area lapangan yang berpotensi membahayakan pengguna.
“Di sini juga banyak pohon besar, seharusnya mereka bisa memangkas pohon tinggi di sekitar arena. Kalau dibiarkan, bisa berisiko bagi pelari, apalagi tiap pagi dan sore banyak warga yang berolahraga di sini,” katanya.
Sebagai langkah sementara, pihak pengelola membatasi jam operasional lintasan lari untuk mengantisipasi risiko saat hujan dan angin kencang.
“Biasanya kita tutup jam 19.00 malam, sekarang jam 17.00 sudah saya tutup karena takut selain hujan deras, angin juga kencang,” tuturnya.
Kondisi lintasan menggelembung ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, hanya berselang satu minggu setelah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, arena lari tersebut juga mengalami kerusakan serupa. [way/beq]






