Malang (beritajatim.com) – Pemain PSMS Medan, Arif Suyono memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola usai PSSI menghentikan Liga 2. Keputusan pahit ini dia ambil usai PSMS membubarkan tim beberapa waktu lalu.
Mantan pemain sayap Timnas Indonesia ini memutuskan gantung sepatu di usia 38 tahun. Kini dia pulang ke Kota Batu. Memutuskan menjadi pelatih tim sepak bola Kota Batu yang akan tampil di Porprov Jatim 2023 mendatang.
“Sekarang aktivitas saya sekarang fokus melatih tim Kota Batu untuk persiapan menuju Porprov, ini sudah seleksi pemain, awal Februari nanti penentuan 25 pemain. Karena saya ini putra daerah asal Kota Batu maka ingin berkontribusi mengembangkan persepakbolaan disini,” kata Arif, Sabtu (21/1/2023).
Berbekal Lisensi B AFC dia mencoba menjadi pelatih usai pensiun pasca Liga 2 dihentikan. Tidak hanya melatih tim Porprov Kota Batu. Arif Suyono juga melatih Batu Football Academy (BAFA) milik Ketua Askot PSSI Kota Batu, Ganis Rumpoko.
“Sebenarnya saya musim lalu sudah mau pensiun usai memperkuat Persekat Tegal. Tetapi oleh Coach I Putu Gede saya diajak ke PSMS akhirnya saya putuskan pensiun sekarang,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”liga-2″]
Mantan pemain Arema FC dan Sriwijaya FC ini memutuskan mantab pensiun setelah melihat iklim sepak bola yang tidak menentu. Apalagi terakhir kali dia latihan pada November 2022 lalu saat semua kompetisi dihentikan pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.
“Insya Allah pensiun, fokus berkarir di kepelatihan,” ucap pemain yang akrab disapa Keceng ini.
Meski sudah memutuskan untuk pensiun dia berharap Liga 2 kembali bergulir. Agar ada jalan tengah bagi para pemain, pelatih dan pengurus klub di Liga 2.
“Kalau para pemain (PSMS Medan) setahu saya masih diliburkan sementara sampai keputusan benar-benar pasti. Kan juga ada wacana Liga 2 mau bergulir lagi. Harapan untuk Liga 2 bisa menguntungkan kedua belah pihak, baik pemain dan pengurus,” tandas Arif. [luc/but]






