Surabaya (beritajatim.com) – Mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur Lebaran 2026, Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan skema parkir terpusat yang terintegrasi dengan layanan shuttle bus menuju Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Langkah ini diambil menyusul prediksi tingginya kunjungan wisatawan yang diperkirakan mencapai 140.000 orang, terutama pada puncak libur yang diprediksi berlangsung pada 20 hingga 24 Maret 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menjelaskan bahwa kantong parkir utama dipusatkan di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dan Surabaya Town Square (Sutos).
Kapasitas parkir di TIJ mencapai 550 kendaraan roda empat dan 373 kendaraan roda dua. Jika kapasitas tersebut penuh, pengunjung akan diarahkan ke Sutos sebagai lokasi parkir tambahan yang telah bekerja sama secara resmi dengan pemerintah kota.
“Tempat parkir di TIJ mampu menampung sebanyak 550 kendaraan roda empat (R4) dan 373 roda dua (R2). Setelah di TIJ itu penuh, baru kita arahkan (pengunjung) untuk parkir ke Sutos. Ini parkir khusus KBS, karena kami juga sudah kerjasama,” ujar Trio, Minggu (22/3/2026).
Dari Sutos, pengunjung tidak perlu khawatir soal akses menuju KBS. Dishub menyiapkan armada bus sekolah yang dialihfungsikan menjadi shuttle bus untuk mengantar dan menjemput pengunjung secara gratis.
Pemanfaatan bus sekolah ini dinilai efektif karena bertepatan dengan masa libur sekolah, sehingga armada yang biasanya digunakan untuk antar-jemput siswa dapat dimaksimalkan untuk kebutuhan transportasi wisata.
“Bus sekolah akan kami fungsikan sebagai shuttle bus dari tempat parkir yaitu di Sutos mengarah ke KBS. Begitu juga nanti kepulangannya, dari KBS ke Sutos kami fasilitasi dengan shuttle,” ucap dia.
Skema integrasi parkir dan shuttle bus ini bersifat situasional dan hanya diberlakukan selama periode libur Lebaran, ketika lonjakan pengunjung diprediksi terjadi.
Selain pengaturan parkir dan transportasi, Dishub juga mengimbau pengunjung untuk tetap waspada terhadap barang bawaan serta segera menghubungi petugas jika terjadi kondisi darurat.
“Masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” tutupnya. [rma/beq]






