Ponorogo (beritajatim.com) – Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengingatkan para pedagang di kawasan wisata Telaga Ngebel untuk tidak menggetok atau menaikkan harga secara tidak wajar selama libur Lebaran. Ia menegaskan pengalaman wisatawan harus tetap positif, termasuk soal harga makanan, tiket wahana, dan souvenir.
“Pedagang wajib mencantumkan daftar harga secara jelas. Jangan sampai ada wisatawan yang merasa dirugikan karena harga mendadak naik. Transparansi harga penting untuk menjaga kepercayaan pengunjung,” ujar Dwi Agus, yang akrab disapa Kang Wi, Rabu (2/4/2025).
Ia juga meminta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) untuk mengawasi praktik harga yang tidak wajar. Menurutnya, kenaikan tarif yang tidak terkendali dapat merusak citra pariwisata Telaga Ngebel, yang selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan di Ponorogo.
Kang Wi mengapresiasi pencapaian Telaga Ngebel dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), yang pada 2024 melampaui target dari Rp4,4 miliar menjadi Rp5 miliar. Namun, Ia menegaskan bahwa pengelolaan wisata harus terus ditingkatkan, termasuk dalam penyediaan fasilitas penginapan yang lebih optimal.
“Banyak wisatawan yang hanya singgah sebentar. Ini jadi tantangan agar pengelola bisa menciptakan daya tarik tambahan supaya mereka betah berlama-lama di Ngebel,” tambahnya.
Dengan pengawasan ketat dan pelayanan yang lebih baik, diharapkan wisata Telaga Ngebel semakin berkembang dan menjadi tujuan wisata yang nyaman bagi semua pengunjung, terutama di momen libur Lebaran. [end/beq]






