Mojokerto (beritajatim.com) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lonjakan jumlah pelanggan pada hari keempat periode libur panjang Imlek 2026 di Stasiun Mojokerto, Senin (16/2/2026). Sebanyak 866 pelanggan dilayani pada hari tersebut.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah penumpang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama saat libur panjang.
“Pada hari keempat libur panjang Imlek, Stasiun Mojokerto melayani 866 pelanggan. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan hari biasa dan diperkirakan masih akan bertambah hingga keberangkatan kereta terakhir malam ini,” ungkapnya.
Dari total tersebut, sebanyak 316 pelanggan berangkat dari Stasiun Mojokerto menuju berbagai kota tujuan, sementara 550 pelanggan tercatat tiba di stasiun tersebut. Secara kumulatif selama periode libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026, Stasiun Mojokerto diperkirakan melayani 5.325 pelanggan.
Jumlah itu terdiri atas 2.471 pelanggan berangkat dan 2.854 pelanggan tiba. Dominasi arus kedatangan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Mojokerto dan sekitarnya, terutama untuk mengunjungi destinasi wisata sejarah dan kawasan candi yang menjadi daya tarik utama wilayah tersebut.
Mahendro menambahkan, KAI memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga pelayanan di stasiun.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan selama libur Imlek dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan menyenangkan,” katanya.
KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang andal guna mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang, dengan tetap mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan. [tin/kun]






