Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 375 stand usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik dilibatkan dalam kegiatan ‘Petro Nite Fest 2023’. Kegiatan tersebut, kedua kalinya digelar setalah pandemi covid-19 melanda di tahun 2021 dengan menargetkan perputaran sebesar Rp 10 miliar
Kemeriahan kegiatan itu, disambut positif oleh pelaku UMKM. Pasalnya, mereka bisa menjajakan aneka produk UMkM baik itu makanan, pakaian maupun kerajinan.
Salah salah stand UMKM yang turut serta yakni Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik. Kelurahan itu, menjual aneka produk minuman seperti beras kencur, aneka makanan ringan produksi warganya. “Kami menjual minuman beras kencur yang dibuat oleh warga. Kegiatan ini sangat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat kecil,” ujar Pj Lurah Karangturi Yadi, Sabtu (29/7/2023).
Sementara itu, Raditya Firmansyah warga Pulopancikan Gresik mengatakan, Petro Nite Fest menjadi hiburan bagi keluarga. Ini karena selain ada pasar malam. Ada banyak produk UMKM yang sangat menarik. “Bisa menjadi ajang menampilkan produk UMKM Gresik yang tidak kalah dengan daerah lain,” katanya.
Sementara itu, Senior Executive Vice President (SEVP) Operasi Petrokimia Gresik, I Ketut Rusnaya menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat, dan sebagai wadah bagi pelaku UMKM. “Ada 375 stand yang dilibatkan, dari jumlah itu sebagian besar merupakan pelaku UMKM dan saya optimis perputaran uang bisa tembus Rp 10 miliar,” pungkasnya. [dny/kun]
BACA JUGA:
Stok Elpiji 3 Kilo di Kabupaten Gresik Aman






