Malang (beritajatim.com) – Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) mengadakan program bertajuk I-Yes. Humaniora I-Yes adalah kepanjangan dari International Youth-Enhancing Study (I-Yes).
Program itu akan berlangsung selama satu minggu yaitu dari 14 hingga 21 November 2022 di Fakultas Humaniora. Ada 12 negara yang merupakan kaum akademisi berasal dari Mesir (Egypt), Palestina, Pakistan, Sudan, Madagaskar, India, Tunisia, Afghanistan, Yaman, Zimbabwe, Bangladesh serta Turkmenistan.
Rektor UIN Malang Prof. M. Zainuddin, MA menyapa dengan ramah para akademisi tamu undangan dari 12 negara tersebut. Prof. Zain, sapaannya juga membuka secara resmi acara Humaniora I-Yes yang berpusat di Home Theater, lantai 2 Gedung KH. Oesman Mansoer.
Saat sambutan, Rektor UIN Maliki Malang itu menerangkan, acara itu masuk pada salah satu program yang bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia. SDM yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui perspektif inklusif.
“Nantinya Humaniora I-Yes bakal dikemas dengan bentuk kajian intensif selama satu minggu yang mengundang mahasiswa dari berbagai negara di dunia untuk mengikuti proses pembelajaran terbuka. Proses pembelajaran dilakukan dalam bentuk sesi kelas, interaksi sosial budaya langsung, kunjungan budaya dan kunjungan sekolah,” papar Prof Zainuddin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uin-maliki”]
Kegiatan Humaniora I-Yes ini juga sebagai bentuk pendidikan langsung dimana proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan akademik dan sosial budaya. “Pengalaman tersebut nantinya akan menjadi aset penting untuk menciptakan dunia yang lebih baik,” imbuhnya.
Prof. Zainuddin juga merasa bangga dan memberi apresiasi atas terselenggaranya event yang bertaraf internasional tersebut. Menurutnya event itu merupakan salah satu kegiatan internasional yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Budaya UIN Maliki Malang dalam rangka mewujudkan pendidikan berwawasan global. (dan/ted)






