Jember (beritajatim.com) – Hutan lereng pegunungan Argopuro di kawasan Kabupaten Jember, Jawa Timur, terbakar, Kamis (5/10/2023) malam. Bupati Hendy Siswanto pun merespons dengan mengeluarkan perintah kepada seluruh pejabat dan camat di Jember.
Perintah itu disebarkan via WhatsApp. “Kepada teman-teman semua. Mohon doa dan mohon bantuan, tetap waspada kepada semua camat. Instruksikan kepada kades-kades untuk hati-hati,” kata Hendy.
“Panasnya tinggi sekali beberapa hari ini. Saat ini terjadi kebakaran di kaki Argopuro. Tempatnya mungkin di daerah lahan Perhutani dan lahan swasta, Cuma titik tepatnya kita masih mencari. Teman-teman sudah meluncur semua ke lokasi,” kata Hendy.
“Terutama di daerah Panti, warga tolong diamankan. Tolong dicek lagi Pak Camat dan juga perhatian untuk kawan-kawan camat yang lain, para OPD (Organisasi Perangkat Daerah), mohon waspada dan bantuannya sewaktu-waktu,” kata Hendy.
Hendy sudah melaporkan kebakaran ini kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa via pesan WhatsApp. “Teman-teman BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) saat ini meluncur ke lokasi. Perkembangan berikutnya segera kami laporkan,” katanya.
Menurut Hendy, sebenarnya Pemkab Jember sudah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, Kamis paginya. Ada 20 instansi yang diundang antara lain Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Perhutani, PT Perkebunan Nusantara X, XI, dan XII, dan sejumlah perkebunan swasta dan milik daerah.
Sementara itu, Kepala Perhutani Jember Imam Suyuti menginformasikan bahwa kebakaran Kamis malam ini tidak terjadi di kawasan Perhutani. “Berdasarkan info tim di lapangan, kebakaran berada di atas petak 74 atau masuk hutan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam, red). Titik api tidak masuk di overlay peta perhutani. Hutan BKSDA tidak masuk di peta hutan Perhutani,” katanya kepada beritajatim.com.
Imam sendiri belum bisa memperkirakan berapa jauh jarak titik api dengan kawasan Perhutani. “Malam hari, Pak. Belum bisa diprediksi. Apalagi lokasi curam,” katanya. [wir]






