Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melepas keberangkatan Firdausi Kahfi Maulana, delegasi Konferensi Isokinetic FIFA asal Kota Mojokerto, di Sabha Pambojana, Rumah Rakyat, Sabtu (26/4/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita, sapaan akrabnya, berpesan agar Firdausi tidak hanya berbagi pengalaman tentang medical treatment dalam penanganan cedera pesepakbola, tetapi juga turut mengenalkan Kota Mojokerto dan semangat kebesaran Majapahit ke dunia.
“Selain berbicara tentang pengalaman medical treatment untuk penanganan cedera pesepakbola, tolong juga diselipi cerita tentang Kota Mojokerto,” ungkap Ning Ita.
Ia menekankan pentingnya menceritakan semangat dan kejayaan Majapahit agar lebih banyak orang dari berbagai penjuru dunia tertarik untuk datang ke Kota Mojokerto. Menurut Ning Ita, keunggulan dan kepintaran yang dimiliki Firdausi juga merupakan bagian dari warisan genetika Majapahit yang dikenal memiliki karakter kuat dan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sejak dahulu kala.
“Pada abad ke-14 Masehi, kekuatan negosiasi Mahapatih Gajah Mada mampu menyatukan berbagai kerajaan dalam satu Nusantara. Itu tidak mungkin terjadi tanpa SDM yang unggul. Genetika kita berasal dari genetika Majapahit,” katanya.
Firdausi Kahfi Maulana menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Mojokerto. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan dari Bu Wali dan seluruh jajaran pemerintah. Harapannya, ke depan saya bisa memberikan kontribusi untuk Kota Mojokerto,” harapnya.
Pria asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, ini dijadwalkan berada di Madrid selama empat hingga lima hari untuk mengikuti berbagai sesi konferensi yang membahas inovasi dan penanganan cedera olahraga bertaraf internasional.
Keikutsertaannya dalam Isokinetic Conference FIFA 2025 di Madrid menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Firdausi, tetapi juga bagi Kota Mojokerto.
Sebagai informasi, Firdausi Kahfi Maulana adalah fisioterapis profesional yang telah berpengalaman di Liga 1 Indonesia. Selama dua musim terakhir, ia menjadi bagian dari Dewa United FC, bertugas menangani pemain yang mengalami cedera, mulai dari diagnosis, rehabilitasi, hingga pemulihan penuh. Kompetensinya kini dipercaya mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi tingkat dunia. [tin/suf]






