Jember (beritajatim.com) – Legislator DPR RI dari Gerindra, Bambang Haryadi, menilai selama dua tahun terakhir, pemerintahan Bupati Hendy Siswanto sudah berjalan baik. Program-program pembangunan sudah dirasakan masyarakat.
“Saya pikir pemerintahan Pak Hendy sudah cukup baik dan patut kita lanjutkan. Program-program Pemerintah Kabupaten Jember sudah cukup dirasakan masyarakat, terutama perbaikan infrastruktur, pelayanan sosial, pelayanan kesehatan,” kata Bambang.
Bambang berharap kinerja pemerintah semakin baik. “Setiap pemimpin ada plus minusnya, ada positif negatifnya. Yang kurang-kurang nanti kita perbaiki,” kata pria berkacamata ini.
Bambang juga berharap media massa ikut memberi masukan kepada Pemkab Jember. Partai Gerindra siap menerima masukan dari media massa. “Biar kami menyampaikan ke Pak Bupati. Sejauh ini bupati adalah mitra Partai Gerindra di Kabupaten Jember,” kata pria yang juga menjabat Ketua Bidang Pemberdayaan Anggota Legislatif Daerah Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra ini.
Hendy dan Firjaun dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Jember oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari 2021. Mereka terpilih setelah memenangi pemilihan kepala daerah yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020.
Duet yang diusung Partai Gerindra, Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat ini memperoleh dukungan 489.794 suara (46,60 persen).
[berita-terkait number=”3″ tag=”bupati-jember”]
Mereka mengalahkan pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang memperoleh 328.729 suara (31,27 persen) dan pasangan Abdussalam-Ifan Ariadna yang mendapatkan 232.648 suara (22,13 persen).
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Jember Ahmad Halim mengatakan, dua tahun kinerja pemerintahan Jember di bawah kepemimpinan Hendy lebih baik jika dibandingkan pemerintahan Jember sebelumnya. “Hubungan harmonis kelembagaan. Ini sangat penting karena ini fundamental. Hubungan eksekutif dengan legislatif dan lembaga vertikal lainnya ada perbaikan,” katanya.
Pembangunan juga diraskaan masyarakat. “Ada perbedaan jauh, terutama dalam hal pelayanan dasar infrastruktur,” kata Halim. [wir/but]






