Lamongan (beritajatim.com) – Program Layanan Sego Boran, LALA Mobile dan Canting Instan mengantarkan Kabupaten Lamongan menerima Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf sesaat setelah mengikuti Zoom Penghargaan KLA Tahun 2021 di Command Center, Kamis (29/7/2021).
“Beberapa program unggulan Pemerintah Kabupaten Lamongan yang mendukung KLA yakni Pelayanan Sarana Elektronik Gratis Berkas Online Administrasi Kependudukan atau yang disingkat Sego Boran, Layanan Laboratorium (LALA) Mobile, Canting Instan dan masih banyak yang lain. Alhamdulillah di tahun 2021 ini bisa membuat Kabupaten Lamongan naik peringkat ke Kategori Nindya pada Penghargaan KLA,” ungkap Wabup Abdul Rouf.
Bahkan di Tahun 2021 ini, Wabup yang akrab disapa BRO tersebut juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mengesahkan Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Hal ini untuk mendukung terwujudnya KLA di Kabupaten Lamongan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-lamongan”]
Lebih lanjut, Wabup BRO juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak atas dukungan dan kerjasama dari lintas perangkat daerah yang telah melaksanakan program dan kegiatan untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Kabupaten Lamongan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspa Yoga mengungkapkan, bahwa penilaian KLA di tahun 2021 ini adalah untuk melihat konsistensi Pemerintah Daerah dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di masa pandemi Covid-19, serta bagaimana bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada.
“KLA ini merupakan system pembangunan berbasis hak anak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dari Pemerintah Daerah, masyarakat, media dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan yang ditujukan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.” jelas Bintang Puspa Yoga.
Terakhir, Bintang Puspa menuturkan, bahwa KLA telah dikembangkan sejak tahun 2006 dan direvitalisasi di tahun 2011 dengan jumlah 15 Kabupaten/Kota, sedangkan di tahun 2019 ada sebanyak 247 Kabupaten/Kota dan di tahun 2021 ini diikuti oleh 270 Kabupaten/Kota.
Dari informasi yang dihimpun, jika sebelumnya di tahun 2019 Kabupaten Lamongan menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya, saat ini di Tahun 2021 Kabupaten Lamongan menerima penghargaan KLA Kategori Nindya. Artinya, Kabupaten Lamongan telah naik satu tingkat dari raihannya sebelumnya.[riq/kun]






