Tuban (beritajatim.com) – Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) melalui proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban kembali menggelar pelatihan pengelolaan akuaponik bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi kesehatan bertajuk “Cantik Di Hati” yang telah berjalan sejak 2024.
Pelatihan ini menjadi kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah diimplementasikan pada 2025 di Desa Wadung dan Sumurgeneng. Kali ini, kegiatan menyasar kader Posyandu dan PKK di Desa Mentoso dan Rawasan.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada sistem akuaponik sederhana yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Inisiatif ini diharapkan mampu menyediakan sumber protein hewani dan sayuran sehat secara mandiri bagi masyarakat.

Presiden Direktur PRPP, Reizaldi Gustino, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar proyek GRR Tuban.
“Salah satu aspek penting yang menjadi fokus pemerintah Indonesia adalah pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan kesehatan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah yang menempatkan kesehatan sebagai pilar utama dalam pembangunan SDM. Namun demikian, tantangan seperti tingginya angka stunting masih menjadi perhatian serius.
Menurutnya, penanganan stunting dapat dilakukan melalui intervensi gizi, baik pada ibu hamil maupun bayi dan balita. Dalam hal ini, peran Posyandu menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai pusat edukasi kesehatan, tetapi juga sebagai penyedia sumber pangan sehat bagi masyarakat.
“Kami berharap generasi muda di sekitar proyek GRR Tuban dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul. Kesehatan sejak usia dini menjadi kunci penting,” tambahnya.

Selain pelatihan akuaponik, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi pentingnya kesehatan mental oleh tim HSSE PRPP. Secara keseluruhan, pada 2026 sebanyak 59 peserta mengikuti program tersebut.
Program “Cantik Di Hati” juga menjadi bagian dari kontribusi PRPP dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya poin tanpa kelaparan serta kehidupan sehat dan sejahtera.
“Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan SDM sekaligus implementasi TPB nomor 2 dan 3,” jelas Reizaldi.
Kepala Desa Mentoso, Eko Hariyanto, menyampaikan apresiasinya atas perhatian PRPP terhadap masyarakat desa melalui program tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat terus didampingi agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan didampingi, sehingga manfaat akuaponik bisa dirasakan oleh masyarakat secara maksimal,” ujarnya. [dya/but]






