Surabaya (beritajatim.com) – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia sukses mengamankan tiga poin penuh setelah menumbangkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-20, 25-17) pada laga perdana babak Final Four Proliga 2026 di Jawapos Arena, Surabaya, Jumat (3/4/2026).
Kemenangan tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini memperkokoh posisi LavAni di papan atas klasemen sementara Final Four. Hasil ini sekaligus menjadi sinyal bahaya bagi kompetitor lain dalam perebutan tiket menuju Grand Final.
Kematangan strategi David Lee dan kedalaman skuad menjadi kunci utama dominasi LavAni sepanjang pertandingan. Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya harus segera mengevaluasi efektivitas serangan mereka jika ingin tetap bersaing di sisa laga Final Four.
Kapten tim LavAni, Dio Zulfikri, mengungkapkan bahwa performa tim di lapangan telah berjalan sesuai dengan instruksi tim pelatih untuk tampil lepas.
“Hari ini kami bermain lebih enjoy, semoga di pertandingan berikutnya kami bisa bermain lebih baik untuk menuju final,” kata Dio.
Meski menang meyakinkan, tim kepelatihan LavAni melihat masih ada ruang untuk pengembangan performa. Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, mengakui permainan timnya sebenarnya belum mencapai titik maksimal.
“Ya mudah-mudahan kedepannya kemampuan anak-anak bisa kembali pulih dan lebih maksimal,” kata Erwin Rusni.
Di kubu lawan, Jakarta Garuda Jaya dipaksa bekerja keras menghadapi tekanan lawan. Pemain Garuda Jaya, Fauzan Nibras, menilai secara teknis permainan mereka sebenarnya sudah menunjukkan perlawanan.
“Semoga kedepannya kami bisa bermain lebih baik lagi,” ujar Fauzan menanggapi hasil pertandingan tersebut.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, memastikan akan ada perbaikan besar di sisa kompetisi. Fokus evaluasi akan diarahkan pada koordinasi pemain, terutama integrasi anggota tim yang baru bergabung.
“Kami akan lakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk Rosser baru yang juga baru datang,” ujar Nur Widayanto. [ian]






