Surabaya (beritajatim.com) — Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) akan menggelar ajang olahraga lari bertajuk RS BHC Run 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, pada 8 Februari 2026.
Event ini mengusung konsep sport tourism, memadukan aktivitas olahraga dengan keindahan alam khas Pulau Madura.
Manager Humas dan Marketing RS BHC, Sandra Rahestri, mengatakan ajang lari tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menawarkan pengalaman berwisata melalui rute yang asri dan nyaman.
“Event ini bukan hanya tentang lomba lari, tapi juga pengalaman sport tourism. Kami jamin rutenya nyaman, aman, dan kiri kanan peserta akan disuguhi suasana alam yang indah,” ujar Sandra saat temu jurnalis di Hedon Estate Kitchen dan Lounnge Jalan Ngagel Timur Surabaya, Jumat (9/1/2026).
Sandra menjelaskan, rute RS BHC Run 2026 akan dimulai dari RS Baghraf Health Care yang berlokasi di Jalan Jokotole Lingkar Barat, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Sumenep, yang sekaligus menjadi main venue kegiatan.
Dari titik tersebut, peserta akan diajak melintasi jalur dengan panorama pepohonan hijau, area persawahan, serta lahan terbuka yang masih alami.
Namun rute lengkapnya akan segera dibahas dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep.
Menurutnya, ajang ini menjadi event lari pertama yang digelar oleh fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep.
Selain mendorong gaya hidup aktif, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata daerah.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, sekaligus memperkenalkan potensi alam Sumenep melalui olahraga,” jelas Sandra.
Sementara itu, Race Director RS BHC Run 2026, Adi Widodo, menjelaskan bahwa ajang ini menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5K, 8K, dan Fun Walk. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP Jawa Timur.
“Kami menyiapkan total hadiah hingga Rp1 miliar dengan delapan pemenang di setiap kategori putra dan putri. Hadiah terbesar ada di nomor 8K, dengan juara 1 putra dan putri masing-masing mendapatkan Rp100 juta,” terang Adi.
Selain itu, kategori 5K pelajar menyediakan total hadiah sebesar Rp10 juta, sedangkan 5K umum memperebutkan hadiah hingga Rp50 juta.
“Total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp1 miliar,” tegasnya.
Adi juga menjelaskan, pendaftaran RS BHC Run 2026 dilakukan secara online melalui Tribun Booking yang dapat diakses di aplikasi TribunX mulai 9 Januari 2026. Biaya pendaftaran reguler dipatok mulai Rp50 ribu untuk Fun Walk, Rp100 ribu untuk 5K pelajar, Rp150 ribu untuk 5K umum, dan Rp200 ribu untuk 8K.
Panitia juga memberikan promo early bird yang berlaku pada 9–15 Januari 2026 dengan kuota terbatas. Rinciannya, Fun Walk Rp37.500, 5K pelajar Rp60 ribu, 5K umum Rp90 ribu, dan 8K Rp120 ribu. Setiap peserta akan mendapatkan official race pack berupa jersey, medali, dan bib number.
Antusiasme terhadap event ini juga datang dari komunitas lari. Founder Galau Sports Club, Hubert King, menilai Sumenep memiliki potensi besar sebagai destinasi alternatif bagi para pelari dari luar daerah.
“Setahu kami yang ada di Surabaya, jarang ada event lari di Sumenep. Sehingga acara ini akan menjadi tantangan yang menarik untuk teman-teman pelari dari luar kota, termasuk yang dari Surabaya,” kata Hubert.
Hal senada disampaikan Kapten komunitas lari Delta Runners Sidoarjo, Risa Hardanto, yang berharap RS BHC Run 2026 bisa menjadi agenda tahunan.
“Event ini cukup menarik, khususnya bagi banyak komunitas lari di Surabaya Raya. Saya yakin bisa menggerakkan animo masyarakat Surabaya dan harapannya ini bisa jadi agenda tahunan lari di Sumenep,” ujar Risa.
Dengan menggabungkan olahraga, kesehatan, dan wisata alam, RS BHC Run 2026 diharapkan mampu menarik ribuan peserta serta memperkuat posisi Kabupaten Sumenep sebagai destinasi sport tourism baru di Jawa Timur. (ted)






