Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pencurian yang menyasar dunia pendidikan berdampak serius bagi kegiatan belajar mengajar di SDN Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademis (TKA), pihak sekolah kini harus mencari pinjaman laptop agar para siswa tetap bisa mengikuti ujian.
Kepala SDN Simbaringin, Dwi Kurniawan mengungkapkan bahwa pencurian yang terjadi pada Rabu (8/4/2026) dini hari itu mengakibatkan sejumlah perangkat penting hilang. Di antaranya empat unit Chromebook, empat laptop, serta satu proyektor. Bahkan, data laporan dana BOS yang tersimpan di salah satu laptop juga ikut raib.
Tak hanya kerugian materiil, kejadian ini turut mengganggu persiapan TKA yang dijadwalkan pada 23 April 2027 6 mendatang. Sebanyak 19 siswa terancam kesulitan mengikuti ujian berbasis perangkat tersebut. Pihak sekolah kini harus mencari pinjaman laptop agar para siswa tetap bisa mengikuti ujian.
“Kami kelimpungan karena ini mendekati TKA. Insya Allah kami akan pinjam ke SMP yang saat ini juga melaksanakan TKA. Kami mencoba pinjam alat atau siswa kami geser ke sana,” ungkapnya, Kamis (9/4/2026).
Saat ini, pihak sekolah tengah berupaya menjalin koordinasi dengan sekolah lain guna meminjam perangkat yang dibutuhkan. Langkah ini dilakukan agar para siswa tetap dapat mengikuti TKA tanpa hambatan. Sebelumnya, peristiwa pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek Kutorejo, Desa, Kecamatan hingga Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan Polres Mojokerto.
Petugas kepolisian bersama tim Inafis juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, pihak sekolah berencana meningkatkan sistem keamanan, salah satunya dengan memasang kamera pengawas (CCTV).
“Karena tidak ada CCTV, ke depan kami akan pasang agar lebih aman,” pungkasnya.
Sebelumnya, aksi pencurian menyasar lingkungan pendidikan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu (8/4/2026) dini hari, dengan sejumlah perangkat elektronik penting dilaporkan hilang. [tin/but]






