Mojokerto (beritajatim.com) – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban terus diperkuat Lapas Kelas IIB Mojokerto melalui pengecekan menyeluruh di seluruh area, terutama pada titik-titik strategis yang rawan gangguan, guna memastikan sistem pengamanan berjalan optimal.
Pemeriksaan dilakukan di blok hunian, area branggang, lorong, bagian luar bangunan, hingga tembok keliling. Langkah ini diprioritaskan untuk memastikan kondisi penerangan tetap maksimal, khususnya pada malam hari saat potensi gangguan keamanan meningkat.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas bersama warga binaan yang tengah menjalani program kerja perawatan sarana dan prasarana. Selain menjaga fasilitas, keterlibatan warga binaan menjadi bagian dari pembinaan kemandirian serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa penerangan memiliki peran vital dalam sistem pengamanan lapas.
“Penerangan yang baik sangat penting dalam lingkungan Lapas. Dengan lampu yang berfungsi optimal, pengawasan dapat berjalan maksimal dan potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak dini,” ungkap Rudi, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, perawatan fasilitas akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk deteksi dini terhadap kerusakan maupun celah keamanan. Pengecekan lampu dan sarana pendukung lainnya dinilai sebagai langkah sederhana yang berdampak besar terhadap stabilitas dan kenyamanan di dalam lapas.
“Lapas berkomitmen menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memastikan seluruh fasilitas pendukung keamanan bekerja optimal demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang lebih baik,” tegasnya. [tin/beq]






