Mojokerto (beritajatim.com) – Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto. Ratusan warga binaan tampak antusias mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar hasil kolaborasi Lapas Mojokerto bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemasyarakatan humanis yang terus dikedepankan pihak Lapas Kelas IIB Mojokerto. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi medis langsung oleh tim kesehatan dari Dinkes Kabupaten Mojokerto.
Tak sekadar pemeriksaan, edukasi tentang gaya hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan diri juga diberikan kepada warga binaan agar kesehatan tetap terjaga selama masa pembinaan. Warga binaan mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan dengan tertib.
Tak sedikit dari mereka yang mengaku merasa lebih tenang setelah mendapat pemeriksaan medis dan edukasi kesehatan langsung dari tenaga profesional.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan mengungkapkan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kesehatan adalah hak dasar setiap manusia, termasuk saudara-saudara kita di balik jeruji. Lewat kegiatan ini, kami ingin memastikan mereka tetap mendapat akses layanan medis berkala,” ungkapnya, Selasa (22/7/2025).
Termasuk upaya deteksi dini terhadap potensi penyakit. Kalapas menambahkan bahwa perhatian terhadap kesehatan warga binaan tidak kalah penting dibandingkan pembinaan mental dan keterampilan. Dengan program ini, Lapas Kelas IIB Mojokerto menegaskan komitmennya menghadirkan pemasyarakatan berbasis kemanusiaan.
“Di mana hak-hak dasar warga binaan tetap diperhatikan, termasuk dalam aspek layanan kesehatan yang setara dan bermartabat. Kesehatan fisik adalah pondasi untuk proses pembinaan yang optimal,” ujarnya. [tin/aje]






