Magetan (beritajatim.com)– Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi melaksanakan latihan terbang malam di aerodrome Lanud Iswahjudi untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan penerbang, Rabu (09/10/2024). Latihan ini melibatkan penerbang dari Skadron Udara 3, Skadron Udara 14, dan Skadron Udara 15, dengan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan T-50i Golden Eagle sebagai armada utama.
Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Firman Dwi Cahyono, menegaskan bahwa tujuan utama latihan terbang malam ini adalah untuk meningkatkan profisiensi serta kesiapan penerbang dalam menjalankan misi di berbagai kondisi, baik cuaca maupun waktu, terutama pada malam hari.
“Latihan ini sangat krusial dalam mempertajam kemampuan para penerbang menghadapi skenario operasi yang beragam, termasuk misi-misi yang memerlukan keahlian khusus di malam hari. Kesiapsiagaan dan kecepatan reaksi menjadi faktor kunci dalam menjaga keamanan wilayah udara Indonesia,” ujar Marsma TNI Firman.
Danlanud Iswahjudi juga menekankan bahwa seluruh latihan harus dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, dengan tetap memprioritaskan faktor keamanan dan keselamatan (safety) demi kelancaran dan keberhasilan latihan.
Selain bertujuan meningkatkan kemampuan individu penerbang, latihan ini juga ditujukan untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara penerbang dan kru pendukung, termasuk teknisi yang memiliki peran penting dalam memastikan kesiapan pesawat tempur.
Latihan terbang malam yang akan berlangsung hingga 18 Oktober 2024 ini merupakan bagian dari komitmen Lanud Iswahjudi untuk menjaga kesiapan operasional dalam mempertahankan kedaulatan udara Indonesia. Hal ini juga memastikan bahwa seluruh personel, khususnya para penerbang, siap menghadapi berbagai tantangan dengan kemampuan optimal. [fiq/aje]






