Gresik (beritajatim.com) – Seorang wanita lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Gresik menjadi korban jambret. Kalung Asikha (57) asal Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan, dijambret saat sedang bersih-bersih di depan rumahnya. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah.
Kasus penjambretan ini bermula korban yang bernama Asikha sedang membersihkan halaman rumah. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba didatangi pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat.
Setelah terjadi pembicaraan, dalam hitungan detik, pelaku menggasak kalung korban dengan paksa. Sehingga, korban sempat mengalami kesakitan.
“Kejadiaannya sangat cepat, korban menjerit kesakitan lalu meminta tolong. Teriakan korban terdengar oleh warga kemudian berusaha mengejar pelaku tapi keburu kabur,” ujar Kepala Desa Petisbenem, Nur Syahid, Rabu (27/04/2023).
Ia menambahkan, kalung milik korban kemungkinan memiliki berat 20 gram keatas. Perhiasan itu sering dipakai setiap hari dan berasal dari menjual tambak.
“Ada dugaan pelaku sudah menggambar aktivitas korban setiap hari di sekitar lingkungan rumahnya,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Todong Korban Pakai Gunting, Jambret HP Ditangkap Polres Gresik
Polisi Tembak Kaki Dua Jambret Sadis di Kabupaten Malang
Kalung Juragan Cuci Mobil di Mojokerto Dijambret
Usai kejadian, korban berusaha ditenangkan oleh tetangganya yang datang menghampiri sambil memberi wejangan. Sementara korban Asikha hanya bisa menangis tersedu-sedu karena kalung miliknya amblas digasak oleh penjambret.
Sementara itu, secara terpisah Kapolsek Duduksampeyan Kompol Bambang Angkasa menyatakan terkait dengan kejadian ini pihaknya belum menerima laporan kasus penjambretan dengan korban warga asal Desa Petisbenem.
“Saya belum menerima laporannya, jadi mohon waktu. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap,” tandasnya. [dny/but]






