Surabaya (beritajatim.com) – Wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo diprediksi akan berada dalam kondisi berawan sepanjang hari pada Kamis, 27 November 2025. Informasi ini disampaikan oleh Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, yang menegaskan bahwa cuaca pada hari tersebut cenderung stabil tanpa adanya potensi hujan signifikan.
“Sejauh ini, tidak ada indikasi terbentuknya awan konvektif yang bisa memicu hujan lebat,” ujarnya dalam laporan resmi. Menurutnya, ketiga wilayah tersebut berada pada pola cuaca harian yang cukup konsisten.
Masyarakat juga tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun tetap waspada terhadap perubahan lokal yang mungkin terjadi.
Ngawi: Berawan Sepanjang Hari, Malam Lebih Teduh
Ngawi akan memulai hari dengan kondisi langit berawan sejak pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB. Memasuki malam hari pukul 22.00 WIB, cuaca cenderung membaik menjadi cerah berawan.
Suhu udara berada pada kisaran 22–30°C, dengan tingkat kelembapan tinggi yakni 66–96 persen. Angin bertiup dari Barat Daya dengan kecepatan sekitar 13,5 km/jam.
Oky menuturkan,
Magetan: Berawan dari Pagi hingga Malam, Kondisi Mulai Cerah di Akhir Hari
Kondisi serupa juga terjadi di Magetan. Mulai pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB, langit tetap dipenuhi awan. Pada pukul 22.00 WIB, cuaca beralih menjadi cerah berawan meski masih ditemani awan tipis.
Suhu di Magetan berkisar antara 23–30°C, dengan kelembapan 63–92 persen. Angin bergerak dari arah Timur Laut dengan kecepatan sekitar 6,7 km/jam.
“Magetan termasuk wilayah dengan dinamika udara yang lembut hari ini. Tidak ada parameter yang menunjukkan potensi cuaca ekstrem,” ujar Oky menegaskan.
Ponorogo: Sore Sedikit Cerah, Malam Kembali Berawan
Di Ponorogo, awan menyelimuti wilayah tersebut sejak pagi hingga siang, yakni pukul 06.00–13.00 WIB. Cuaca kemudian membaik menjadi cerah berawan pada pukul 16.00 WIB, namun kembali berawan pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Suhu di Ponorogo lebih hangat dibanding dua wilayah lainnya, yakni 23–32°C, dengan angin dari Timur berkecepatan sekitar 13,1 km/jam dan kelembapan 52–95 persen.
“Ponorogo memang punya karakter suhu yang sedikit lebih tinggi. Tapi secara umum masih dalam batas wajar,” tutur Oky.
Dengan dominasi awan di ketiga wilayah tersebut, masyarakat disarankan untuk tetap memperhatikan perubahan cuaca lokal dan menyesuaikan aktivitas di luar ruangan. Meski cuaca tidak berpotensi hujan, suasana yang mendung bisa mempengaruhi visibilitas dan kenyamanan. [mnd/suf]






