Blitar (beritajatim.com) – Seorang pria lanjut usia berinisial M (61) meninggal dunia setelah sepeda motor Yamaha Jupiter yang dikendarainya terjun ke sungai di Kelurahan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Rabu (25/2/2026). Insiden maut ini terjadi akibat kendaraan mengalami selip saat melintasi jalanan licin di tengah guyuran hujan deras sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban merupakan warga Dusun Jemblong, Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo, yang ditemukan sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian. Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut murni merupakan kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa.
“Korban meninggal dunia, korban merupakan lansia,” ungkap AKP Galih Yasir Mubaroq saat memberikan keterangan resmi terkait peristiwa memilukan tersebut. Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi saat kejadian diduga kuat menjadi faktor utama penyebab jalanan di kawasan tersebut menjadi sangat berbahaya bagi pengendara.
Kronologi bermula ketika korban melaju dari arah selatan menuju ke arah utara dengan menggunakan sepeda motor bebek miliknya. Saat memasuki jalan umum di Kelurahan Sutojayan yang memiliki lebar sekitar 5 meter, laju kendaraan korban tiba-tiba menjadi tidak stabil.
Sepeda motor korban mengalami selip atau hilang kendali (Out of Control) sehingga bergerak liar ke arah kiri bahu jalan. Tanpa sempat menghindar, korban beserta kendaraannya langsung terperosok masuk ke dalam aliran sungai yang berada di pinggir jalan.
Benturan keras akibat jatuh ke sungai membuat nyawa pria berusia 61 tahun tersebut tidak dapat tertolong lagi oleh warga maupun petugas. “Kesimpulan awal menunjukkan adanya faktor kurang berhati-hati dari pengemudi saat menghadapi medan jalan,” imbuh AKP Galih menjelaskan penyebab teknis insiden itu.
Petugas menaksir kerugian materiil akibat kerusakan fisik kendaraan Yamaha Jupiter milik korban mencapai sekitar Rp500.000. Jenazah korban kini telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan di desa asalnya.
AKP Galih Yasir Mubaroq mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama selama musim penghujan berlangsung. Ia menekankan bahwa faktor kehati-hatian dan kondisi fisik pengendara sangat menentukan keselamatan di atas aspal yang licin.
“Diharapkan kepada Seluruh Pengguna Jalan, Agar dalam berkendara selalu mentaati peraturan lalu lintas dan selalu berhati hati mengingat saat ini musim Penghujan, Jangan berkendara bila dalam pengaruh Alkohol, bila mengantuk segera menepi dan beristirahat di tempat yang aman,” pungkasnya. [owi/beq]






