Jombang (beritajatim.com) – Lahan tidur seluas 12 hektar (Ha) di Dusun Kedungbader, Desa Japanan, Mojowarno, dimanfaatkan oleh Polres Jombang untuk program swasembada pangan. Lahan tersebut ditanami jagung.
Pemanfaatan lahan kosong ini merupakan instruksi Kapolri serta atensi Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Sebagaimana program Astacita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Aksi penanaman jagung dipimpin langsung Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan bersama ADM Perhutani, Aspers, PPL Pertanian, Kepala Desa Japanan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan mengatakan lahan milik perhutani seluas 12 Ha tersebut sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal. Untuk itu pihaknya turun tangan agar lahan lebih produktif dan memberikan hasil berupa tanaman pangan.
“Tanaman jagung tersebut bakal kita rawat semaksimal mungkin sehingga dapat menghasilkan panen yang melimpah. Dengan perawatan yang baik, Insyaallah akan menghasilkan yang baik pula,” jelasnya.
Kompol Hari menambahkan, pemanfaatan lahan kosong untuk produksi tanaman pangan secara massal dinilai akan efektif mendongkrak sistem ketahanan pangan nasional. Polres Jombang mendukung penuh kegiatan perekonomian masyarakat yang konsisten dalam penyediaan bahan pangan.
“Bahkan kami mendorong para Bhabinkamtibmas terjun langsung ke masyarakat untuk mendorong dan memotivasi agar mereka mau memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami sayuran, buah-buahan atau yang lain. Hasilnya nanti pasti akan bermanfaat, minimal untuk pemiliknya,” jelasnya.
Lebih lanjut Wakapolres Jombang menuturkan, kegiatan itu tidak hanya fokus pada penanaman jagung, tetapi juga akan mengembangkan di bidang peternakan dan pupuk sesuai dengan potensi lahan yang ada.
“Kami juga melakukan budi daya tanaman yang lain. Harapannya, program itu dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencapai ketahanan pangan,” pungkasnya. [suf]






