Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan lahan bekas bangunan di kawasan Totog, Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, akan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Keputusan ini disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Magetan, Muhtar Wahid, usai rapat koordinasi bersama pihak kelurahan, bagian aset, dan instansi terkait.
Muhtar mengungkapkan, awalnya pemerintah kelurahan mengusulkan pemanfaatan lahan eks bangunan tersebut untuk dijadikan food court. Namun, Puskesmas Maospati juga mengajukan permohonan penggunaan lahan sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan.
“Awalnya memang ada usulan dari kelurahan untuk memanfaatkan area itu sebagai food court pertama. Namun setelah kami rapatkan bersama semua pihak, termasuk bagian aset dan Puskesmas, diputuskan bahwa prioritasnya adalah mendukung program nasional pemeriksaan kesehatan gratis. Untuk itu, fasilitas kesehatan kita utamakan,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Dalam rapat tersebut disepakati sebagian lahan di kawasan Totog akan digunakan untuk perluasan Puskesmas Maospati. Langkah ini dinilai selaras dengan program pemerintah pusat yang tengah fokus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas rawat inap di tingkat puskesmas.
Menurut Muhtar, lahan di sebelah barat kawasan Totog diperkirakan seluas delapan hektare. Tidak seluruhnya akan digunakan untuk Puskesmas, sebagian dapat dialokasikan untuk sarana penunjang lainnya. Sementara di belakang Puskesmas terdapat lahan sekitar enam hektare yang direncanakan untuk pengembangan Pasar Hewan Maospati.
“Keluasannya kurang, nanti perlu tambahan tempat tidur, ruang pelayanan, dan fasilitas lain. Kalau sekarang fasilitas rawat inapnya belum ada, rencananya nanti akan difasilitasi,” imbuhnya.
Kawasan Totog sebelumnya menjadi perhatian pemerintah daerah karena statusnya sebagai aset resmi Pemkab Magetan. Sebelumnya, di lokasi tersebut berdiri puluhan bangunan yang ditempati warga selama bertahun-tahun. Pada pertengahan 2025, Pemkab bersama aparat dan pihak kelurahan melakukan penertiban dan memberikan waktu relokasi kepada warga.
Dengan adanya keputusan pemanfaatan lahan untuk perluasan Puskesmas, Pemkab Magetan berharap layanan kesehatan di wilayah Maospati dan sekitarnya dapat meningkat, sekaligus mendukung program kesehatan gratis yang menjadi prioritas nasional.
“Program nasional ini tujuannya menjamin kesehatan masyarakat. Jadi fasilitas kesehatan ini kita utamakan,” tegas Muhtar. [fiq/beq]






