Surabaya (beritajatim.com) – Paul Munster, Pelatih Persebaya menegaskan pertandingan terakhir melawan Persik Kediri, Minggu (28/4/2024) ini menjadi ajang evaluasi pemain yang layak atau tidak bertahan di kompetisi 2024/2025 mendatang.
“Pertandingan ini adalah bagian dari para pemain yang bermain untuk musim depan. Mereka juga tahu terkait kontrak itu,” katanya saat konferensi pers di kantor pemasaran Persebaya Surabaya, Sabtu (27/4/2024) kemarin.
Sebagai seorang kepala pelatih, ia hanya bisa mempersiapkan pemain secara mental, fisik dan taktik serta memberikan informasi terkait permainan lawan selebihnya bagaimana Munster mempercayakan semua kepada pemain yang bertanding.
“Saya bisa memberikan pemain sebanyak mungkin informasi, mempersiapkan pemain secara mental, fisik dan taktis, untuk menghadapi pertandingan. Jadi ketika pemain melewati garis putih (masuk lapangan) saya tidak bisa masuk dan membantu, pemain harus melakukan yang terbaik yang mereka bisa,” ujar Munster.
Menurut pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut, seharusnya para pemain juga sudah memahami jika pertandingan melawan Persik harus bermain untuk kebanggaan.
“Kebanggaan untuk diri sendiri, keluarganya, untuk para pendukung, Bonek Bonita dan orang-orang Surabaya. Inilah yang saya maksud dengan bermain untuk kebanggaan,” tuturnya.
Ajang pembuktian ini bukan hanya kepada pemain yang kerap kali diturunkan oleh Munster di setiap pertandingan, namun juga kepada para pemain yang masih minim memiliki jam terbang bermain.
“Bagi saya, untuk bermain, mereka perlu menunjukkannya dalam latihan. Ada alasan mengapa mereka tidak bermain. Saya tidak hanya memainkan pemain untuk bermain. Mereka harus menunjukkannya kepada saya dalam latihan, mereka harus menunjukkan mental, mereka bisa bermain, mereka akan bertarung,” ungkap Munster.
Menurutnya Munster tidak mudah melepas pemain hanya untuk bermain dan memberikan jam terbang namun pemain itu harus bisa memberikan pertanggung jawaban bagaimana permainan mereka di lapangan.
“Saya tidak akan memberikan menit bermain kepada pemain hanya untuk bermain, tapi yang terakhir lakukan mereka harus menunjukkan performa terbaiknya hingga saya yakin oke saya harus menurunkan pemain cadangan ini,” tutupnya. (way/ian)






